JawaPos.com - Setiap generasi memiliki pemahaman mendasar yang berbeda mengenai konsep penghormatan yang berlaku.
Penghormatan yang diajarkan kepada Generasi Boomers sangat berbeda dari sudut pandang Generasi Z saat ini.
Perbedaan ini menciptakan kesenjangan komunikasi yang terkadang terasa sangat lebar.
Melansir dari Geediting.com Jumat (3/10), perbedaan ini muncul karena pergeseran nilai dalam masyarakat modern.
Konsep menghormati bagi Boomers lebih sering bersifat hierarkis, sementara Gen Z melihatnya sebagai sesuatu yang harus diperoleh. Mari kita telaah delapan hal yang diajarkan kepada Boomers tentang menghormati.
1. Menghormati yang Lebih Tua
Bagi Boomers, menghormati orang yang lebih tua adalah sebuah kewajiban tanpa syarat yang mutlak. Penghormatan tersebut diberikan hanya berdasarkan usia dan pengalaman hidup yang lebih banyak. Konsep ini jarang dipahami Gen Z yang melihat usia bukanlah penentu utama.
2. Seni Menulis Surat Tangan
Surat yang ditulis tangan melambangkan rasa hormat dan usaha yang sungguh-sungguh. Boomers diajarkan bahwa surat tulisan tangan adalah cara formal untuk menunjukkan rasa menghargai. Di era digital, Gen Z sulit memahami kekuatan emosional dari proses yang memakan waktu ini.
3. Kontak Mata dan Jabat Tangan Tegas
Boomers diajari bahwa kontak mata dan jabat tangan yang mantap menunjukkan kepercayaan diri dan rasa hormat nonverbal. Gestur kecil ini memiliki bobot signifikan dalam pertemuan bisnis atau wawancara pekerjaan formal. Gen Z justru bisa merasa terintimidasi dengan tatapan mata langsung yang intens tersebut.
4. Kesucian Meja Makan Bersama
Di masa lalu, meja makan adalah tempat sakral untuk berkumpul dan berdiskusi tanpa gangguan apa pun. Boomers diajarkan untuk menghormati waktu makan bersama sebagai momen penting keluarga. Mereka harus menjaga sopan santun serta menghargai tradisi kebersamaan tersebut.
5. Nilai Uang Hasil Kerja Keras
Mereka diajarkan untuk menghormati uang dengan cara hidup yang hemat dan disiplin dalam pengeluaran. Uang hasil jerih payah memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada uang yang didapatkan secara instan. Ini mengajarkan mereka tentang pentingnya kerja keras dan pengorbanan.
6. Kekuatan Sikap Diam
Satu di antara konsep yang penting, Boomers diajarkan bahwa diam adalah wujud rasa hormat yang mendalam. Lebih baik memilih diam daripada mengambil risiko mengucapkan kata-kata yang tidak pantas atau menyakitkan. Mereka belajar untuk mendengarkan lebih banyak daripada berbicara yang tidak perlu.
7. Menghormati Otoritas Penuh
Penghormatan harus diberikan kepada orang yang memiliki posisi atau peran otoritas, seperti atasan, guru, dan polisi. Boomers diajarkan untuk menghormati posisi ini tanpa mempertanyakan keputusan mereka. Ini sangat bertolak belakang dengan sikap Gen Z yang cenderung mempertanyakan setiap otoritas.
8. Esensi Menghormati itu Sendiri
Bagi Boomers, hormat berkaitan dengan kepatuhan, kesopanan, dan pemeliharaan norma sosial yang berlaku. Mereka harus mengakui peran dan posisi orang lain, kemudian bertindak sesuai dengan itu. Gen Z melihat hormat sebagai empati, pemahaman, dan penerimaan tulus terhadap sesama.
Perbedaan ini menunjukkan pergeseran dari penghormatan hierarkis ke penghormatan yang diperoleh berdasarkan nilai-nilai pribadi. Pemuda sekarang lebih menekankan kesetaraan individu daripada deferensi tanpa syarat. Hal ini mendasari perbedaan cara pandang mereka.
Membangun jembatan komunikasi antar generasi menuntut kedua belah pihak untuk memahami latar belakang nilai masing-masing. Sikap saling menghargai akan memungkinkan kedua generasi untuk belajar dari perspektif yang berbeda.