← Beranda
9 Sifat Psikologis yang Diungkap dari Kebiasaan Berbelanja Daring Demi Hindari Keramaian
Aunur Rahman• Rabu, 1 Oktober 2025 | 00.06 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang santai berbelanja melalui laptop di rumah, menghindari keramaian toko fisik./Freepik

JawaPos.com - Berbelanja daring kini menjadi pilihan utama banyak orang karena menawarkan kemudahan yang tak tertandingi.

Namun, bagi beberapa individu, keputusan memilih belanja online sangat didorong oleh keinginan menghindari toko yang ramai. Pilihan ini sebenarnya mengungkapkan sesuatu yang lebih dalam.

Melansir dari Geediting.com Selasa (30/9), psikologi menyebutkan bahwa preferensi ini menandakan adanya sembilan sifat kepribadian tertentu.

Menghindari kerumunan bukanlah kemalasan, melainkan strategi yang disengaja. Mari kita pelajari sembilan sifat tersebut.

1. Menghargai Otonomi Diri di Atas Kesesuaian

Kebutuhan kuat akan kebebasan membuat pilihan tanpa tekanan luar sangat penting bagi mereka. Dengan menghindari keramaian, Anda menegaskan kebebasan pribadi. Anda dapat memilih barang sesuai keinginan tanpa harus dipengaruhi oleh promosi atau desakan orang lain.

2. Peka terhadap Stimulasi Berlebihan

Orang-orang ini memiliki sensitivitas tinggi terhadap proses sensorik lingkungan sekitarnya. Mereka mudah kelelahan dalam suasana yang kacau. Menghindari keramaian adalah bentuk regulasi diri untuk mengelola energi mereka.

3. Menyukai Efisiensi dan Kontrol dalam Semua Hal

Mereka cenderung berorientasi pada pemikiran instrumental yang fokus pada pemecahan masalah. Bagi mereka, berbelanja adalah tugas yang harus diselesaikan dengan cepat. Keramaian adalah penghambat terbesar efisiensi yang sangat mereka benci.

4. Sangat Berhati-hati Menghemat Energi Sosial

Setiap manusia membawa tingkat energi sosial yang berbeda, dan kerumunan dapat menguras energi ini. Memilih belanja daring menunjukkan Anda adalah seseorang yang sangat cermat mengelola "baterai sosial". Mereka cenderung lebih menghargai diri sendiri.

5. Mengantisipasi Stres dan Menguranginya secara Proaktif

Orang ini akan memikirkan ketidaknyamanan seperti antrean panjang atau kerumitan parkir di awal. Perilaku ini disebut anticipatory coping dalam psikologi. Ini adalah strategi manajemen stres yang sangat disengaja.

6. Lebih Memercayai Sistem daripada Spontanitas

Mereka memilih sistem yang terstruktur dan dapat diprediksi seperti belanja daring. Pilihan ini menunjukkan adanya kebutuhan akan penutupan kognitif. Hal ini didorong oleh keinginan kuat untuk mengurangi ambiguitas dalam hidup.

7. Memiliki Batasan Pribadi yang Kuat dan Jelas

Satu di antara sifat mereka, mereka lebih menyukai ruang fisik dan emosional yang jelas dan terpisah. Kebiasaan ini meluas, menunjukkan mereka tidak suka jika orang lain melanggar batas waktu mereka. Belanja daring memberikan ruang di mana batasan mereka terjamin.

8. Lebih Menyukai Pengambilan Keputusan Reflektif

Keramaian mendorong pemikiran reaktif yang kadang berujung pada pembelian impulsif tanpa perencanaan matang. Belanja online memungkinkan mereka untuk memperlambat proses pembelian. Mereka lebih memercayai diri mereka yang reflektif daripada diri impulsif.

9. Berorientasi pada Manajemen Energi Jangka Panjang

Menghindari kerumunan menandakan sesuatu yang lebih mendalam, yaitu manajemen ekonomi energi jangka panjang. Mereka memandang bahwa lingkungan yang ramai dapat mengganggu kesejahteraan mental. Mereka sangat menghargai otonomi dan keseimbangan diri.

Preferensi kuat terhadap belanja daring tidak hanya berpusat pada kenyamanan saja. Hal ini lebih berkaitan dengan cara mereka mengelola energi mental dan input sensorik. Ini adalah cara seseorang melindungi diri mereka.

Pengungkapan ini mengajarkan bahwa kebiasaan belanja kita adalah cerminan dari kebutuhan psikologis mendasar. Mengakui sifat-sifat ini membantu kita mengelola diri agar lebih selaras dengan preferensi pribadi.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho