← Beranda
Orang-Orang yang Tidak Pernah Terlihat Stres Meski Hidupnya Sibuk Biasanya Mengikuti 10 Aturan Sederhana Ini Menurut Psikologi
Irfan FerdiansyahSelasa, 23 September 2025 | 05.18 WIB
seseorang yang tidak pernah terlihat stres meski sibuk./Freepik/jcomp

JawaPos.com - Dalam dunia yang serba cepat ini, banyak orang merasa kewalahan dengan tumpukan pekerjaan, tuntutan sosial, dan urusan pribadi yang seolah tak pernah ada habisnya.

Namun, menariknya, ada tipe orang yang meskipun hidupnya sibuk, wajah mereka tetap terlihat tenang.

Mereka tidak mudah meledak, jarang panik, dan tetap mampu tersenyum meski agenda mereka padat.

Psikologi modern menyebutkan bahwa ketenangan ini bukanlah bawaan lahir semata, melainkan hasil dari kebiasaan serta aturan sederhana yang mereka terapkan dalam hidup sehari-hari.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (21/9), terdapat 10 aturan yang biasanya mereka ikuti sehingga tampak tak pernah stres di tengah kesibukan.

1. Mereka Membedakan Antara Hal yang Bisa dan Tidak Bisa Dikendalikan

Prinsip ini sederhana tapi sangat ampuh.

Menurut psikologi kognitif, stres muncul ketika seseorang mencoba mengendalikan hal-hal yang sebenarnya di luar kuasanya.

Orang yang tenang tahu kapan harus bertindak dan kapan harus menerima keadaan.

2. Mereka Menyusun Prioritas, Bukan Sekadar Daftar Tugas

Alih-alih sibuk mengerjakan semua hal sekaligus, mereka fokus pada yang paling penting.

Prinsip Pareto—80% hasil berasal dari 20% usaha—menjadi acuan alami bagi mereka.

Itulah sebabnya mereka tampak lebih ringan, karena energi tidak terbuang untuk hal-hal yang kurang berarti.

3. Mereka Mengatur Napas dan Menggunakan “Micro Break”

Psikolog menyarankan teknik pernapasan diafragma untuk meredakan kecemasan.

Orang yang jarang terlihat stres sering melakukannya secara spontan.

Selain itu, mereka memberi jeda singkat—sekadar 2-5 menit untuk minum air, meregangkan tubuh, atau menarik napas dalam.

Kecil, tapi efeknya besar.

4. Mereka Tidak Perfeksionis Berlebihan

Perfeksionisme sering kali jadi sumber stres.

Orang yang terlihat tenang mengizinkan dirinya melakukan kesalahan kecil.

Bagi mereka, kemajuan lebih penting daripada kesempurnaan.

Sikap ini membuat pikiran lebih fleksibel dan tidak mudah tegang.

5. Mereka Menjaga Batasan (Boundaries)

Psikologi kesehatan mental menekankan pentingnya “personal boundaries”.

Orang-orang ini tahu kapan harus mengatakan “tidak” dan tidak merasa bersalah menolak permintaan yang bisa menguras energi.

Batasan inilah yang melindungi mereka dari stres kronis.

6. Mereka Melatih Pikiran untuk Fokus pada Saat Ini

Alih-alih mengkhawatirkan masa depan atau menyesali masa lalu, mereka berusaha hadir penuh dalam momen sekarang.

Praktik ini dikenal dengan istilah mindfulness.

Penelitian menunjukkan, mindfulness dapat menurunkan hormon stres kortisol secara signifikan.

7. Mereka Menjaga Pola Tidur dan Ritme Tubuh

Stres sering kali berakar dari kurang tidur.

Orang yang tenang biasanya menjaga jam tidur, meski sibuk sekalipun.

Mereka tahu bahwa tubuh yang cukup istirahat akan lebih kuat menghadapi tekanan.

8. Mereka Menyalurkan Energi Negatif Lewat Aktivitas Positif

Alih-alih menahan emosi, mereka menyalurkannya.

Ada yang berolahraga, ada yang menulis jurnal, ada pula yang berbincang dengan teman dekat.

Psikologi menyebut ini sebagai coping mechanism yang sehat.

9. Mereka Memelihara Hubungan Sosial yang Mendukung

Sosok yang jarang stres biasanya dikelilingi oleh orang-orang yang suportif.

Mereka tahu kapan harus mencari dukungan dan tidak segan meminta bantuan.

Kehangatan sosial terbukti memperkuat daya tahan mental terhadap tekanan hidup.

10. Mereka Memiliki “Ritual Kecil” yang Menenangkan

Entah itu menyeruput kopi pagi, berjalan sore, mendengarkan musik, atau sekadar membaca buku sebelum tidur—ritual sederhana ini menjadi jangkar emosional.

Menurut psikologi, ritual rutin membantu otak merasa aman dan stabil.

Kesimpulan: Ketenangan adalah Hasil Pilihan

Dari luar, orang-orang yang tampak tidak pernah stres seolah punya hidup sempurna.

Padahal, rahasianya bukan pada situasi hidup mereka, melainkan pada aturan-aturan sederhana yang mereka jalankan setiap hari.

Ketenangan adalah keterampilan yang bisa dilatih, bukan hadiah bawaan.

Dengan belajar membedakan mana yang penting, menjaga batasan, merawat tubuh, serta menciptakan ruang bagi diri sendiri, kita pun bisa menjalani hidup sibuk tanpa harus kehilangan senyum.

EDITOR: Hanny Suwindari