“Lah kok bisa? Kan itu hanya pikiran?” adalah pertanyaan yang mungkin muncul di kepala Anda ketika membaca artikel ini.
Dilansir dari Psychology Today, Pada kenyataannya, pikiran-pikiran negatif yang ada dalam kepala Anda dapat mengganggu performa anda dalam bekerja dan tingkat kepercayaan diri Anda.
Baca Juga: 7 Perbedaan Pola Pikir Pria dan Wanita saat Hadapi Perubahan Besar, Mana yang Lebih Fleksibel?
Akibatnya pekerjaan yang Anda lakukan tidak maksimal, gelisah saat berinteraksi dengan lingkungan anda hingga menjadi masalah dalam hubungan.
Pola pikir yang negatif memiliki beberapa tipe menurut psikologi. Apa saja kah itu? Simak beberapa poin berikut ini.
1. All or Nothing Thinking
Pola pikir yang satu ini mengkategorisasikan setiap hal dalam salah dan benar.
Mungkin kalian pernah berkata pada diri kalian “jika aku gagal dalam tes ini, aku tidak pintar sebagai siswa”
Padahal tidak semua hal adalah jatuh pada “hitam” dan “putih”. Semua hal memiliki alasan dan faktor yang membuatnya jatuh pada area abu-abu.
Mungkin kemampuan Anda memang bukan pada mata pelajaran tersebut.
Tetapi Anda mungkin memiliki kemampuan lain yang jauh lebih baik daripada siswa lain.
Baca Juga: 8 Pola Pikir Beracun Pensiunan yang Membuat Masa Tua Jadi Tak Bermakna
2. Overgeneralizing
Pola pikir overgeneralizing secara sederhana, adalah pola pikir dimana seseorang melihat suatu kejadian negatif akan selalu berakhir negatif.
Pola pikir ini tidak sepenuhnya salah karena berasal dari pengalaman buruk atau trauma yang mendalam
Akibat dari trauma tersebut otak membuat mekanisme pertahanan yang berbentuk pola pikir ini.
3. Discounting the Positive
Jika overgeneralizing menakuti sebuah event, discounting the positive hanya melihat hasil yang buruk dari suatu kejadian.
Sama halnya seperti tak mengindahkan kemajuan yang telah Anda lakukan selama bekerja dan berpikir bahwa pencapaian yang Anda dapatkan hanyalah keberuntungan.
Secara konstruktif dan rasional, kritik pada diri sendiri dapat menjadi pola pikir yang sehat dan membentuk motivasi pada seseorang.
Tetapi, saat menemukan kegagalan, banyak orang mengkritik dirinya sendiri dengan pola pikir negatif yang dapat berakibat buruk pada mental.
Dilansir dari Psychology Today, pola pikir yang negatif dapat dikaitkan dengan beberapa gangguan mental seperti gangguan kecemasan dan depresi
Lalu bagaimana caranya meninggalkan dan menghindari pola pikir yang negatif ini?
Cara Menghindari Pola Pikir Negatif
Jika Anda sedang membaca artikel ini, Anda sudah melakukan langkah pertama dari menjauhi pola pikir negatif: mengidentifikasi pola pikir.
Dilansir dari Verywell Mind, salah satu teknik yang dapat membantu menjauhkan pikiran negatif adalah cognitive reframing
Mungkin terdengar rumit tetapi simpelnya, cognitive reframing bertujuan supaya Anda dapat melihat sebuah kejadian dengan perspektif yang lebih positif.
Dengan mengetahui bentuk bentuk dari pola pikir yang buruk, Anda dapat menjauhi kritik negatif terhadap diri Anda sendiri.
Jika Anda merasa merasa bahwa pikiran negatif Anda terlalu sulit untuk dihadapi sendirian, mencari bantuan dari psikolog profesional sangat disarankan.