JawaPos.com – Tidak semua persahabatan berjalan mulus. Ada kalanya sifat alami seseorang membuat hubungan pertemanan terasa lebih menantang.
Dalam hal ini, kepribadian berperan penting dalam menentukan apakah seseorang mudah diajak bekerja sama sebagai sahabat dekat atau justru sulit dipahami.
Pengelompokan kepribadian berdasarkan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) sering digunakan untuk memahami karakter individu.
Dengan membaginya ke dalam 16 tipe kepribadian, MBTI dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan sekaligus kelemahan dalam membangun hubungan pertemanan.
Sebagian tipe memang dikenal penuh perhatian, setia, dan menyenangkan untuk dijadikan sahabat. Namun, ada juga tipe yang dinilai kurang cocok karena beberapa sifat tertentu.
Dilansir dari YourTango, Kamis (21/8/2025), berikut delapan tipe kepribadian MBTI yang sering kali dianggap kurang ideal dijadikan sahabat dekat karena karakter mereka yang cenderung lebih keras, kritis, atau sulit dipahami.
1. ESTJ: Terlalu Blak-blakan dan Kritis
ESTJ dikenal sebagai pribadi yang tegas dan apa adanya.
Mereka bisa menjadi sahabat yang jujur, tetapi sering kali kejujuran itu terasa terlalu tajam hingga dianggap mengkritik tanpa empati.
Meski berniat baik, gaya bicara mereka kerap membuat suasana menjadi tegang.
2. ISTP: Si Rasional yang Kurang Hangat
Sebagai pribadi yang logis, ISTP sangat handal dalam menghadapi masalah.
Namun, sikap analitis mereka kadang membuat pertemanan terasa dingin. Sahabat mungkin merasa dinilai atau kurang mendapat dukungan emosional dari tipe ini.
3. ENTP: Pandai Berdebat tapi Kurang Konsisten
ENTP adalah sosok cerdas, kreatif, dan penuh ide. Namun, sifat mereka yang gemar mempertanyakan segala hal bisa membuat pertemanan terasa seperti ajang perdebatan.
Selain itu, kemandirian mereka kadang membuat sahabat merasa kurang dihargai.
4. ENTJ: Dominan dan Perfeksionis
Tipe ENTJ suka mengambil alih dan mengatur segalanya, termasuk dalam pertemanan.
Meski pandai merancang rencana, sifat dominan mereka sering kali terasa mengintimidasi. Jika tidak memahami karakter ini, hubungan bisa mudah renggang.
5. ISTJ: Tertutup dan Terlalu Serius
ISTJ cenderung pendiam dan lebih suka menghabiskan waktu sendiri. Mereka setia, tetapi tidak selalu ekspresif dalam menunjukkan perhatian.
Sikap serius dan fokus pada kewajiban kadang membuat pertemanan terasa kaku dan kurang hangat.
6. ENFP: Mudah Bosan dan Tidak Konsisten
ENFP dikenal penuh energi dan menyenangkan, namun sifat mereka yang cepat gelisah membuat hubungan jangka panjang sulit dipertahankan.
Mereka lebih cocok dijadikan teman seru sesaat daripada sahabat dekat yang selalu ada dalam berbagai situasi.
7. INTJ: Dingin dan Sulit Didekati
INTJ cenderung mengutamakan logika dibanding perasaan. Sifat ini membuat mereka terlihat dingin dan sulit terbuka, terutama di awal pertemanan.
Walau bisa menjadi sahabat yang hebat jika sudah dekat, butuh kesabaran ekstra untuk menembus dinding emosional mereka.
8. INTP: Terlalu Analitis dan Sulit Dipahami
Sebagai pemikir mendalam, INTP sering kali lebih sibuk dengan ide dan logika mereka sendiri.
Meski pintar dan kritis, mereka kadang lupa mengekspresikan empati secara emosional.
Hal ini bisa membuat sahabat merasa diabaikan atau kurang mendapatkan dukungan.
Delapan tipe MBTI di atas bukan berarti tidak bisa menjadi sahabat baik, tetapi karakter mereka sering menuntut pemahaman lebih.
Sifat kritis, dominan, atau terlalu rasional dapat membuat pertemanan terasa menantang. Namun, jika bisa memahami perbedaan ini, hubungan tetap bisa berkembang dengan sehat dan saling melengkapi.