← Beranda
7 Sifat Langka Orang yang Suka Begadang di Malm Hari tapi Tidak Dimiliki Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Nanda PrayogaSelasa, 19 Agustus 2025 | 02.51 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang begadang (freepik/rawpixel.com)

JawaPos.com - Selama ini, begadang sering dianggap sebagai kebiasaan buruk yang hanya membawa dampak negatif, seperti kurang tidur dan tubuh gampang lelah.

Namun, ternyata ada sisi menarik dari kebiasaan tidur larut malam yang jarang dibicarakan. 

Jika kamu termasuk tipe yang bisa tahan melek hingga larut, jangan kaget kalau ternyata kamu menyimpan karakter khusus yang membuatmu berbeda dari kebanyakan orang.

Mulai dari kecerdasan, kreativitas, hingga cara bersosialisasi, para “burung hantu malam” ini punya banyak kejutan. 

Berikut 7 sifat langka yang mungkin ada pada dirimu jika sering begadang, seperti dirangkum dari laman Your Tango

1. Kreativitas

Mereka yang gemar begadang sering kali menemukan energi dan inspirasi justru saat malam tiba.

Di saat kebanyakan orang sudah tertidur, ide-ide segar muncul tanpa hambatan, membuat mereka lebih mudah menuangkan imajinasi ke dalam karya. 

Bahkan, beberapa tokoh kreatif dunia memanfaatkan momen setengah sadar antara tidur dan terjaga untuk menangkap ide brilian.

Tak heran, begadang sering dikaitkan dengan ledakan kreativitas yang tidak dimiliki orang lain.

2. Kecerdasan Tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang aktif di malam hari cenderung memiliki skor kognitif dan IQ lebih tinggi dibanding mereka yang terbiasa bangun pagi. 

Walaupun ritme sirkadian mereka berbeda dari kebanyakan orang, begadang justru memberi ruang otak untuk bekerja optimal.

Selama kebutuhan tidur tetap terpenuhi, para begadang ini bisa tampil lebih cerdas dan tajam dalam berpikir.

3. Impulsivitas

Meski terlihat menyenangkan, begadang juga berkaitan dengan sifat impulsif. Orang yang sering melek hingga larut malam lebih mudah terbawa suasana, berani mengambil keputusan cepat, bahkan berisiko bertindak sembrono. 

Hal ini terutama terlihat pada remaja dan dewasa muda yang mengonsumsi kafein atau energi tambahan di malam hari.

Namun, sifat impulsif ini kadang justru membuat mereka lebih berani keluar dari zona nyaman.

4. Pemecahan Masalah

Menurut riset, para begadang punya penalaran induktif yang lebih kuat, yakni kemampuan menghubungkan pengalaman pribadi dengan masalah yang lebih besar.

Mereka lebih jago menyusun strategi, menemukan pola, dan menghadirkan solusi inovatif dibanding kebanyakan orang. 

Keterampilan ini tidak hanya berguna untuk pekerjaan atau sekolah, tetapi juga dalam menjaga hubungan sosial, karena mereka lebih peka dalam memahami orang lain.

5. Psikopati dan Narsisme

Fakta menarik namun agak kontroversial, orang yang suka begadang cenderung memiliki kecenderungan kepribadian yang masuk dalam “Triad Gelap” seperti narsisme, psikopati, dan sifat manipulatif. 

Meski tidak selalu negatif, hal ini berkaitan dengan kecenderungan lebih individualis dan antisosial di malam hari.

Isolasi sosial yang sering terjadi pada para begadang diduga menjadi alasan kenapa sifat-sifat ini muncul lebih menonjol.

6. Sentralitas dalam Jejaring Sosial

Uniknya, walau kadang terkesan antisosial, orang yang suka begadang justru sering menjadi pusat dalam lingkaran pertemanan mereka.

Mereka cenderung punya jaringan sosial yang lebih luas dan beragam, meski interaksi dengan tiap orang mungkin tidak terlalu mendalam. 

Di malam hari, ketika orang lain sudah tidur, mereka masih aktif menjaga komunikasi dengan teman atau komunitas, sehingga tetap menjadi sosok yang dicari dalam lingkaran sosial.

7. Introvert

Banyak orang yang suka begadang ternyata memiliki kepribadian introvert. Mereka merasa malam hari adalah waktu terbaik untuk menikmati kesendirian, bebas dari interaksi sosial yang melelahkan. 

Namun, hal ini tidak membuat mereka kehilangan pergaulan. Justru mereka mampu menjaga jejaring sosial dengan baik, sekaligus melindungi waktu pribadi. Kombinasi inilah yang membuat mereka terlihat misterius sekaligus menarik.

 

 

 

EDITOR: Bayu Putra