← Beranda
Orang yang Selalu Menyetel Ponselnya dalam Mode Silent Biasanya Tunjukkan 8 Ciri Ini, Kata Psikologi
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 4 Agustus 2025 | 00.31 WIB
Orang yang Selalu Menyetel Ponselnya dalam Mode Silent Biasanya Tunjukkan 8 Ciri Ini./Pexels.

JawaPos.com - Selalu menyetel ponsel ke mode senyap? Ternyata, kebiasaan ini bukan sekadar soal gaya atau preferensi. 

Psikologi mengungkap bahwa orang-orang yang rutin mengheningkan ponselnya seringkali memiliki delapan sifat menarik—mulai dari fokus tinggi hingga empati mendalam. 

Siapa sangka, diam-diam ternyata banyak hal yang bisa diceritakan oleh mode senyap itu. Dilansir dari VegOut, berikut ini ciri kepribadian yang mereka punya.

1) Fokus yang Tajam

Di dunia yang penuh notifikasi dan distraksi digital, orang-orang yang memilih untuk mengheningkan ponselnya cenderung punya tingkat fokus yang luar biasa. 

Baca Juga: Orang yang Memakai Pakaian Serba Hitam Biasanya Memiliki 8 Ciri Kepribadian Ini

Bukan berarti menutup diri dari dunia luar, tapi mereka lebih selektif dalam memberi perhatian. Mereka tahu bahwa perhatian adalah sumber daya yang berharga dan tidak membiarkannya terkuras oleh bunyi "pling!" tak berujung.

2) Menyukai Kesendirian

Banyak dari mereka yang mendiamkan ponsel ternyata sangat menghargai momen sendiri. Bukan karena tidak suka orang lain, tetapi karena kesendirian memberi ruang untuk bernapas, berpikir, dan menemukan kembali diri. Saat dunia sunyi dari notifikasi, ide-ide seringkali datang tanpa diundang.

3) Cenderung Introvert

Introvert bukan berarti pemalu atau anti-sosial—mereka hanya lebih nyaman dengan interaksi yang dalam dan bermakna dibanding keramaian yang penuh basa-basi. 

Baca Juga: Orang yang Lebih Suka Memelihara Hewan Peliharaan daripada Punya Anak Biasanya Memiliki 7 Kepribadian Ini

Mode senyap adalah cara mereka menjaga energi, bukan menolak dunia. Lingkungan yang tenang adalah tempat mereka merasa hidup.

4) Terorganisir dan Terkontrol

Orang yang menyetel ponselnya ke mode senyap biasanya punya agenda yang jelas. Mereka tidak ingin waktu dan perhatian mereka dikuasai oleh hal-hal yang tidak mendesak. 

Komunikasi tetap jalan, tapi pada waktu yang mereka pilih sendiri. Hasilnya? Produktivitas lebih tinggi dan stres lebih rendah.

Baca Juga: 9 Tanda Kamu Berada dalam Hubungan yang Sehat dan Baik untuk Kesehatan Mental Kamu

5) Peka dan Penuh Empati

Diam bukan berarti acuh. Justru, orang-orang ini seringkali sangat menghargai ruang dan waktu orang lain. Mereka tidak ingin notifikasi mereka mengganggu percakapan atau momen bersama. 

Mode senyap adalah bentuk kecil dari rasa hormat yang besar terutama saat sedang berada di tengah orang lain.

6) Rentan Cemas terhadap Gangguan Mendadak

Bagi sebagian orang, suara notifikasi bisa memicu rasa cemas atau panik kecil yang sulit dijelaskan. Mode senyap bukan tentang menghindar dari komunikasi, melainkan cara menjaga ketenangan batin. 

Dengan menyenyapkan ponsel, mereka menciptakan rasa aman dari kejutan yang tak diinginkan.

7) Pecinta Deep Work

Konsep “kerja mendalam” atau deep work bukan hal asing bagi mereka. Tanpa gangguan ponsel, pikiran bisa tenggelam dalam pekerjaan kreatif dan analitis. 

Bagi mereka, kualitas hasil kerja jauh lebih penting daripada sekadar cepat merespons pesan.

8) Tingkat Kesadaran Diri yang Tinggi

Inti dari semua ini? Kesadaran diri. Orang-orang ini tahu persis apa yang membuat mereka nyaman, fokus, dan bahagia. 

Mereka tidak merasa perlu mengikuti arus hanya karena semua orang melakukannya. Mode senyap adalah bagian dari gaya hidup yang selaras dengan nilai pribadi mereka.

Kesimpulannya? Mode senyap bukan sekadar fitur, tapi bisa menjadi cerminan karakter. Jadi, jika kamu termasuk orang yang lebih suka mematikan suara ponsel, mungkin kamu punya lebih banyak kualitas menarik daripada yang kamu sadari.

Dan jika kamu belum pernah mencobanya siapa tahu, mungkin itu yang kamu butuhkan untuk lebih terhubung—bukan dengan notifikasi, tapi dengan dirimu sendiri.

EDITOR: Hanny Suwindari