← Beranda
9 Tanda Orang Telah Stalking Kamu di Media Sosial Menurut Psikologi, Apa Saja Ya?
Mohammad Maulana IqbalKamis, 17 Juli 2025 | 01.08 WIB
Tanda stalking di media sosial menurut psikologi./Freepik.

JawaPos.com – Psikologi mengungkapkan bahwa ada tanda tertentu yang bisa menunjukkan seseorang sedang stalking kamu di media sosial.

Perilaku ini sering kali dilakukan secara diam-diam, tetapi pola-pola tertentu bisa dikenali jika diamati dengan cermat.

Dilansir dari geediting.com pada Rabu (16/7), diterangkan bahwa terdapat sembilan tanda orang yang stalking kamu melalui media sosial menurut Psikologi.

  1. Permintaan pertemanan yang tidak dikenal

Dalam dunia maya yang luas, menerima permintaan pertemanan dari orang asing bukanlah hal yang aneh.

Namun, perlu diwaspadai jika permintaan tersebut datang berulang kali dari akun-akun yang mencurigakan, terutama yang memiliki sedikit mutual friends atau bahkan tidak ada sama sekali.

Baca Juga: Ular Sanca Raksasa Sepanjang 8 Meter Bikin Heboh Warga Cipadu Tangerang Subuh-subuh, Damkar Langsung Turun Tangan

Hal ini sering kali menjadi tanda awal seseorang sedang menguntit aktivitas media sosial kamu. Para pelaku biasanya menggunakan akun dengan sedikit postingan atau pengikut, atau sebaliknya memiliki jumlah following yang tidak wajar.

  1. Aktivitas mencurigakan pada postingan lama

Bayangkan ketika sebuah foto liburan yang kamu unggah bertahun-tahun lalu tiba-tiba mendapat like dari seseorang yang tidak kamu kenal. Situasi ini menunjukkan bahwa seseorang telah dengan sengaja menggali jauh ke dalam profil media sosial kamu.

Lebih mencurigakan lagi jika orang tersebut tidak memiliki koneksi apapun denganmu atau mutual friends. Perilaku ini mengindikasikan bahwa mereka telah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk menelusuri seluruh jejak digital kamu.

Baca Juga: Dejan Tumbas Resmi Perpanjang Kontrak dengan Persebaya, Isyarat Mihailo Perovic Segera Gabung Green Force?

  1. Kunjungan profil yang berulang

LinkedIn dan beberapa platform media sosial lainnya memiliki fitur yang memungkinkan kamu melihat siapa saja yang mengunjungi profil. Jika nama yang sama terus muncul dalam daftar pengunjung profil, ini bisa jadi merupakan tanda stalking.

Orang-orang yang terlalu terobsesi dengan kehidupan orang lain cenderung mengecek profil target mereka berkali-kali dalam sehari, berusaha memantau setiap perubahan dan aktivitas yang terjadi.

  1. Tag dan mention berlebihan

Meski menandai teman dalam meme atau foto merupakan hal yang wajar dalam media sosial, namun perlu diwaspadai jika seseorang yang nyaris tidak kamu kenal mulai sering menandaimu dalam berbagai postingan. Perilaku ini bisa menjadi cara mereka untuk memaksa interaksi atau mencari perhatianmu.

Tindakan menandai berlebihan juga bisa menjadi upaya mereka untuk membangun koneksi publik denganmu. Jangan ragu untuk mengambil tindakan jika hal ini membuat kamu merasa tidak nyaman.

  1. Pesan yang tidak diminta

Ketika seseorang yang nyaris tidak kamu kenal mulai mengirim pesan secara tiba-tiba, waspadai niatnya. Awalnya pesan tersebut mungkin terkesan ramah dan biasa saja, namun seiring waktu bisa berubah menjadi percakapan yang tidak diinginkan dan terlalu intens.

Para pelaku stalking sering kali mencoba menggali informasi pribadi atau memaksa komunikasi yang konstan. Pesan-pesan tidak diminta, terutama yang berusaha mengorek kehidupan pribadi, merupakan tanda yang jelas dari perilaku stalking.

  1. Mengetahui detail personal

Pernahkah dalam sebuah percakapan, seseorang menyebutkan detail tentang liburanmu atau menanyakan kabar hewan peliharaanmu dengan menyebut namanya, padahal kamu yakin tidak pernah membagikan informasi tersebut?

Fenomena “pengetahuan di luar kewajaran” ini menunjukkan bahwa mereka telah menghabiskan waktu yang signifikan untuk mengamati profil media sosialmu. Ketika seseorang mengetahui detail kehidupanmu lebih dari yang seharusnya, ini menjadi tanda bahwa profil media sosialmu sedang diawasi secara intensif.

  1. Interaksi yang terlalu sering

Berhati-hatilah dengan orang yang selalu menjadi yang pertama memberikan like, komentar, atau membagikan setiap unggahanmu, tak peduli seberapa sepele kontennya.

Perilaku ini menunjukkan bahwa mereka terus-menerus memantau aktivitasmu dan menunggu setiap pembaruan yang kamu posting. Tingkat interaksi yang tidak proporsional ini, terutama dari seseorang yang tidak terlalu dekat denganmu dalam kehidupan nyata, bisa menjadi tanda stalking yang serius.

  1. Kesamaan minat yang mencurigakan

Perhatikan jika ada seseorang yang tiba-tiba mengembangkan minat yang sangat mirip dengan kesukaanmu. Mereka mulai memposting tentang buku yang sama, acara TV yang sama, atau mengunjungi tempat-tempat yang kamu kunjungi.

Meskipun memiliki kesamaan minat itu wajar, namun keselarasan yang tiba-tiba dan hampir sempurna dengan semua yang kamu sukai patut dicurigai. Ini bisa mengindikasikan bahwa mereka sedang mengikuti aktivitasmu secara detail dan berusaha menyelaraskan diri dengan preferensimu.

  1. Firasat yang tidak nyaman

Terkadang kamu mungkin tidak bisa menjelaskan secara spesifik apa yang membuatmu merasa tidak nyaman dengan perilaku seseorang di media sosial. Bisa jadi itu tentang frekuensi komentar mereka, detail yang mereka ketahui tentangmu, atau cara mereka berinteraksi dengan postinganmu.

Jangan mengabaikan firasat ini karena seringkali alam bawah sadarmu menangkap pola-pola yang mungkin luput dari pengamatan sadarmu. Jika perilaku seseorang di media sosial membuatmu gelisah, ini bisa jadi pertanda bahwa kamu sedang di-stalk.

EDITOR: Hanny Suwindari