JawaPos.com - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), terhadap kepala daerah. Kali ini giliaran Bupati Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Sirajudin Lasena, yang dikabarkan terjaring operasi kedap lembaga antirasuah.
Selain sang kepala daerah, tim KPK juga mengamankan beberapa pihak lain yang diduga terkait dengan perkara dugaan rasuah yang menyeret orang nomor satu di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara itu.
Saat ini para pihak yang diringkus, sebagian sudah berada di Gedung Merah Putih KPK. Mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penindakan, sebelum diputuskan status hukumnya dalam waktu 1x24 jam.
Baca Juga: Isu Reshuffle Mencuat usai OTT KPK, Nasib Nusron Wahid jadi Sorotan
Terkait adanya OTT ini, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, mengatakan jika dirinya akan mengonfirmasi kabar yang ditanyakan awak media.
"Kami cek dulu," kata Budi kepada sejumlah wartawan.
Dilansir dari Manado Pos. id, di tengah kabar OTT, beredar pula sejumlah foto yang diduga memperlihatkan penyegelan pada beberapa ruangan atau kantor pemerintahan di wilayah Kabupaten Bolmut.
Salah satu foto yang beredar memperlihatkan sebuah pintu atau bagian ruangan ditempeli lembaran bertuliskan " Komisi Pemberantasan Korupsi”. Pada bagian tengah terlihat pita berwarna merah dengan tulisan yang mengarah pada “DALAM PENGUASAAN KPK”.
Baca Juga: KPK Buka Kemungkinan Jerat Summarecon sebagai Tersangka Korporasi Buntut OTT Anak Buah Nusron Wahid
Di bagian bawah lembaran tersebut terdapat keterangan “Penyelidik” beserta tanda tangan. Foto itu juga memperlihatkan tanggal yang tertulis 21 September 2026.
Berdasarkan pada foto yang beredar, ruangan yang disegel tersebut diantaranya, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.