← Beranda
Ada yang Meninggal Usai Konsumsi Produk Kecantikan Ini, Pihak Perusahaan Sampaikan Sikap
Abdul RahmanSelasa, 21 Juli 2026 | 00.51 WIB
Ilustrasi orang meninggal. (India Today)

 

JawaPos.com - Meninggalnya salah seorang konsumen yang dikaitkan dengan produk kecantikan dan minuman detox merek Lencir sempat memicu perhatian publik setelah diungkap di media sosial, beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Brand Lencir menyampaikan klarifikasi dan menegaskan bahwa hingga kini belum ada pernyataan resmi dari instansi berwenang yang menyatakan adanya hubungan sebab akibat antara konsumsi produk dengan kasus orang meninggal tersebut.

"Kami memahami munculnya kekhawatiran di masyarakat. Namun kami juga merasa perlu meluruskan informasi yang berkembang agar publik memperoleh fakta secara utuh," kata Michelle Halim selaku owner dalam keterangannya.

Dia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia mengaku, pihak perusahaan telah bertemu dan berkomunikasi secara langsung dengan pihak keluarga untuk memperoleh informasi secara lengkap.

Baca Juga: Ini Pesan yang Disampaikan Temon ke Abdel Sebelum Meninggal

Menurut Michelle, berdasarkan penjelasan yang diterima perusahaan, almarhum telah lama mengidap penyakit kanker sebelum mengonsumsi produk kecantikannya. Ia juga menyebut, almarhum menggunakan produk belum sampai satu minggu sampai akhirnya meninggal dunia.

"Setelah kami bertemu dan berkomunikasi langsung dengan keluarga almarhum, kami mendapatkan penjelasan bahwa almarhum telah lama berjuang melawan penyakit kanker," katanya.

Isu ini mencuat setelah muncul unggahan di media sosial yang mengaitkan produk dari brand ini dengan kasus meninggalnya seorang konsumen. Selain itu, juga muncul pernyataan dari pegiat kesehatan menyoroti dugaan kandungan produk dan mendorong evaluasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), turut memicu perhatian masyarakat.

Michelle menegaskan bahwa hingga saat ini pihak perusahaan belum menerima hasil pemeriksaan maupun pernyataan resmi dari pihak berwenang yang menyatakan adanya keterkaitan antara kasus meninggal dengan penggunaan produk.

Hal senada juga diungkapkan kuasa hukum Lencir, Michael Sugijanto. Ia mengatakan perusahaan menghormati kebebasan setiap orang dalam menyampaikan pendapat. Meski demikian, ia mengingatkan informasi yang disampaikan ke publik tetap harus mengedepankan fakta dan bukti.

Baca Juga: Merasa Diintimidasi, Fangfang Bakal Laporkan Keluarga Vicky Prasetyo

"Kami menghormati kebebasan setiap orang untuk menyampaikan pendapat. Namun penyampaian informasi kepada publik juga harus didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Sampai saat ini belum terdapat hasil resmi dari instansi yang berwenang yang menyatakan adanya hubungan sebab akibat antara penggunaan produk dengan meninggalnya almarhum," katanya.

"Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum dan tidak membentuk opini yang dapat merugikan pihak tertentu tanpa dasar yang jelas," imbuh Michael.

EDITOR: Abdul Rahman