JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim. Pencarian itu dilakukan berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah, pada Selasa (2/6) malam.
"Tim masih terus melakukan pencarian," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (3/6).
Budi meminta Silmy Karim untuk kooperatif dalam penanganan kasus tersebut.
"KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif," tegasnya.
KPK OTT Kepala Kantor Imigrasi Jakbar Ronald Arman Abdullah
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pejabat pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta Barat (Jakbar), pada Rabu (3/6). Salah satu yang diamankan diduga Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Ronald Arman Abdullah.
"Benar," ucap Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Rabu (3/6).
KPK menduga, para pihak yang diamankan terlibat transaksi suap. Selain pihak Imigrasi, tim penindakan KPK juga mengamankan pihak swasta.
Pimpinan KPK berlatar belakang Jaksa itu menyebut, pihak-pihak yang diamankan diduga berkaitan dengan transaksi suap pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).
Namun, KPK belum mengungkap secara rinci identitas dan barang bukti yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.
"Yang pasti terkait pengurusan WNA," pungkasnya.