JawaPos.com - Kasus pemukulan yang menimpa Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, berakhir di tangan kepolisian. Polsek Menteng bergerak cepat mengamankan dua pria yang diduga menjadi pelaku penganiayaan tersebut.
Insiden ini mendadak viral setelah terekam kamera dan diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (5/5).
Dalam video tersebut, terlihat suasana sempat memanas sebelum pemukulan terjadi. Seorang pria berbaju krem tampak berusaha mengajak bicara Bro Ron, namun Ronald terlihat berusaha menghindari interaksi tersebut.
Situasi berubah mencekam ketika seorang pria lain berbaju hitam tiba-tiba melayangkan pukulan keras ke arah wajah Bro Ron. Pria berbaju krem pun ikut menghampiri korban dan melayangkan pukulan.
Baca Juga: Terima Audiensi Taksi Green SM, Polri Tekankan Korparasi Punya Tanggung Jawab Cegah Kecelakaan
Beruntung, warga di lokasi kejadian dan seorang anggota TNI segera melerai aksi anarkis tersebut.
Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku
Kapolsek Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian pun langsung menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh korban.
"Benar ada kejadian seperti di Video. Pak Ronald sudah membuat Laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi-saksi," ujarnya, Selasa (5/5).
Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk membekuk para pelaku. "Terduga pelaku sebanyak 2 (dua) orang sudah kami amankan di Polsek untuk di proses lanjut," tegasnya.
Kondisi Terkini Bro Ron: Harus Jalani Jahitan
Melalui akun Instagram pribadinya @brorondm, Bro Ron membagikan kondisi terbarunya kepada para pengikutnya. Akibat pemukulan tersebut, ia mengalami luka robek yang cukup serius di area wajah.
"Selamat Pagi Gaez, Sorry, baru bangun dan langsung persiapan ke RS untuk jahit pelipis mata," tulis Bro Ron dalam unggahannya.
Meski dalam kondisi cedera, ia tetap mencoba berkomunikasi dengan gaya khasnya yang santai, sembari meminta waktu untuk beristirahat total.
Baca Juga: Di Jabar Ada 302 Ribu LGBT, DPRD Buat Raperda Perlindungan Keluarga dari LGBT
"DM & WA direm dulu yah. Badan lagi meriang dan kepala sakitnya ratusan kayak baru dapat tagihan pinjol," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya saat kejadian berlangsung. "Gue aman kok, semalam banyak yang membantu. My highest appreciation to all that has extend their hands to help. Untuk saat ini, kita serahkan kasus ini ke Polsek Menteng," imbuhnya.