JawaPos.com - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengucapkan permohonan maaf terkait kasus bayi Nina Soleha yang digendong orang tak dikenal, tanpa sepengetahuan keluarga. Manajemen rumah sakit menyebut bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Kasus yang sempat disebut dugaan perdagangan anak itu viral si media sosial, setelah Nina menceritakan kejadian tersebut di TikTok.
"Segenap manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maat yang sedalam-dalamya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin," tulis keterangan resmi RSHS, dikutip Jumat (10/4).
Manajemen RSHS mengaku akan melakukan evaluasi agar peristiwa serupa tak lagi terjadi di kemudian hari.
Manajemen juga menyebut bahwa perwakilan dari RSHS telah menemui Nina secara langsung untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
"Dapat kami sampaikan bahwa Tim dari RSUP Dr. Hasan Sadikin telah melakukan kunjungan dan berkomunikasi dengan Bu Nina Saleha atas keluhan sebagaimana dimaksud dan keluhan tersebut telah terselesaikan dengan kekeluargaan," ucapnya.
"RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSHS," pungkas manajemen.
Sebelumnya, seorang ibu di Bandung viral di media sosial setelah mengaku bayinya sempat dibawa orang tak dikenal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Peristiwa ini terjadi saat ia hendak membawa pulang bayinya, namun justru menemukan buah hatinya berada di tangan orang lain yang bukan perawat.
Kejadian tersebut diceritakan Nina Saleha yang menceritakan kasusnya di TikTok. Ia mengaku nyaris kehilangan bayinya di dalam lingkungan rumah sakit dan menduga ada praktik perdagangan anak dalam kasus tersebut.
Nina merupakan pasien rujukan di RSHS. Sebelumnya, ia melahirkan di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran pada 1 April, lalu bayinya dirujuk ke RSHS pada 5 April untuk penanganan lanjutan.
Pada hari kejadian, Nina sempat pulang untuk mengambil perlengkapan bayi. Pagi harinya, ia mendapat kabar bahwa bayinya sudah diperbolehkan pulang. Sambil menunggu, ia dan suaminya sempat keluar untuk makan.
Namun, firasat membuat Nina memutuskan kembali ke ruang perawatan. Setibanya di ruang tunggu, ia terkejut melihat bayinya sedang digendong orang lain yang tidak dikenalnya. Dalam kondisi panik, Nina langsung mengambil bayinya.
"Saya tanya 'kenapa gendong bayi saya?'. Terus ibu itu kayak kebingungan. Saya tahu itu bayi saya dari selimut dan pakaian yang saya siapkan," katanya dalam Bahasa Sunda yang sudah diterjemahkan.
Baca Juga: Viral, Ibu Ini Cerita Bayinya Diberikan Perawat ke Orang Lain di RSHS, Duga Perdagangan Anak
Situasi sempat memicu keramaian dan para perawat berdatangan. Nina kemudian meminta penjelasan kepada petugas rumah sakit.
"Katanya saya sudah dipanggil, tapi enggak datang-datang. Tapi saya tanya lagi, 'kok bisa digendong orang lain? Yah, gitu aja jawabannya," ujarnya.