JawaPos.com - Kasus kopi sianida Jessica Wongso kini menjadi perbincangan publik. Hal itu tak lepas dari film Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Masyarakat menilai banyak kejanggalan dari kasus tersebut usai menonton film Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Salah satu kecurigaan besar masyarakat terhadap Jessica saat itu karena celananya dibuang setelah bertemu Mirna Salihin. Jessica Wongso kemudian dituduh menghilangkan barang bukti.
Hanya saja, tudingan menghilangkan barang bukti dibantah oleh Otto Hasibuan, pengacara Jessica Wongso. Otto membeberkan bahwa alasan celana tersebut dibuang lantaran sudah robek dan tak layak pakai.
"Ini selalu masyarakat nih keliru, ini ada berita acara, jadi saya bisa bicara (sesuai) berita acara, di dalam berita acara tuh ditanya, pembantunya datang ke Jessica," kata Otto, dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Sabtu (7/10).
"Non saya nggak tau, ini celananya robek, ya sudah kalau robek dibuang aja," lanjut Otto Hasibuan.
Celana tersebut awalnya tidak dibuang oleh pembantu Jessica, melainkan direndam di ember selama 3 hari. Namun, karena bau celana Jessica semakin membusuk, akhirnya dibuang di tong sampah.
"Oleh si pembantu bukan dibuang, tapi diletakin di ember sampai 3 hari, kemudian polisi juga datang, celananya juga ada di situ, setelah 3 hari ada di situ, dia bilang akhirnya dibuang karena udah bau ikan asin, dibuang ke mana? Ya ke tong sampah itu," ungkap Otto Hasibuan.
Otto Hasibuan menyesalkan jaksa dan hakim saat itu yang enggan menghadirkan pembantu Jessica sebagai saksi.
"Ini kalau disita pasti barangnya ada, atas dasar itu saya ngotot minta pada hakim dan jaksa, hadirkan si pembantu ini agar tak ada dusta di antara kita," tandasnya.
Hal tersebut agar kecurigaan publik bahwa Jessica Wongso yang membuang celananya sendiri adalah keliru, lanjut Otto Hasibuan.
"Jadi kalau orang bilang (Jessica) itu buang celana, tolong, bukan begitu kisahnya," pungkas Otto Hasibuan.