JawaPos.com - Korban jiwa kecelakaan bus di Guci, Tegal, Jawa Tengah bertambah. Pagi tadi, Senin (8/5), seorang penumpang yang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Dr. Soeselo dinyatakan meninggal dunia.
"Satu di antaranya subuh pagi tadi meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," kata Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun.
Dengan begitu, korban tewas sudah berjumlah 2 orang. "Yang pertama meninggal dunia pada saat perawatan di puskesmas dan yang kedua meninggal dunia pada pagi hari tadi saat mendapatkan perawatan di Dr. Soeselo," jelasnya.
Korban meninggal saat ini tengah dilakukan pembersihan dan dimandikan. Setelah itu akan dibawa pulang ke Tangerang, Banten untuk dikebumikan.
Baca Juga: Terkait Dugaan Harta Tak Wajar, Kadinkes Lampung Reihana Penuhi Undangan KPK untuk Klarifikasi LHKPN
Sebelumnya, Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun, menuturkan bahwa bus pariwisata yang terperosok ke sungai di kawasan Guci, tengah dipanasi mesinnya. Namun, kondisi bus berhenti memang di jalanan yang menurun.
"Bus sedang dipanasi dan sudah diganjal dan juga pake hand brake, posisi tempat parkir agak menurun. Ini masih diselidiki kenapa bus bisa jalan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (7/5).
Adapun yang memanaskan mesin bus itu, kata Sajarod adalah kernet bus tersebut. Sedangkan sopir sedang berada di luar bus.
Bus ini mengangkut 50 orang dari Tangerang. Namun, saat peristiwa terjadi, 13 penumpang belum masuk ke dalam bus. Selain 2 korban tewas, 35 penumpang lainnya mengalami luka ringan.
"Dari manifest 50 orang (penumpang), tapi di dalam bus saat kejadian ada 37, sisanya 13 belum naik," pungkas Sajarod.