← Beranda
Asap Karhutla Kalimantan Terbang sampai Jakarta, Gubernur Pramono Siagakan 367 Faskes
Ryandi Zahdomo• Jumat, 16 Oktober 2026 | 23.51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

 

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi adanya isu beredar terkait asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kalimantan yang telah masuk ke ibu kota. 

Pramono mengakui adanya penurunan kualitas udara di wilayah Ibu Kota dalam dua hingga tiga hari terakhir. 

Pemprov DKI Jakarta pun telah menyiagakan ratusan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan gangguan pernapasan pada masyarakat.

"Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk. Maka untuk itu, saya sudah memerintahkan kepada jajaran Dinkes, terutama rumah sakit dan juga puskesmas, pembantu puskesmas, untuk mereka bersiap diri," ujar Pramono di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10).

Pemprov DKI Siagakan 367 Fasilitas Kesehatan

Guna mengantisipasi dampak buruk dari penurunan kualitas udara, Pramono menegaskan telah menyiagakan total 367 fasilitas kesehatan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Rincian fasilitas kesehatan yang disiagakan meliputi:

- 31 Rumah Sakit di berbagai wilayah Jakarta.

- 44 Puskesmas tingkat kecamatan.

- 292 Puskesmas Pembantu tingkat kelurahan.

Seluruh fasilitas kesehatan tersebut diinstruksikan untuk memberikan bantuan penuh bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lain akibat dinamika cuaca saat ini.

Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI memiliki ratusan alat pemantau emisi mandiri untuk memantau perkembangan kualitas udara secara real-time.

Selain itu, Pramono juga tengah mempertimbangkan opsi untuk memberikan bantuan ke daerah yang terdampak karhutla.

"Satu hal yang pasti, cuaca sedang memburuk. Soal opsi bantuan untuk daerah terdampak, Pemprov DKI akan mempertimbangkannya. Nanti akan segera saya rapatkan dan putuskan," tambahnya.

BMKG Benarkan Asap Karhutla sampai Jakarta

Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan telah melintas hingga ke wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Jumat (16/10).

Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, mengonfirmasi bahwa pergerakan asap tersebut terpantau langsung melalui pencitraan satelit pada pagi hari ini.

"Dari citra sebaran asap wilayah Indonesia yang dirilis BMKG jam 10.00 WIB tadi ya, itu hasil deliniasi terdeteksi asap yang sudah masuk ke wilayah Banten, maupun Jawa Barat, ataupun di Jakarta sendiri," ujar Guswanto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (16/10).

Berdasarkan hasil tangkapan citra satelit BMKG, garis putus-putus berwarna merah muda tampak mengelilingi sejumlah wilayah di Indonesia.

Sebaran asap terpantau membentang dari Kalimantan, Sumatra, sebagian Sulawesi, hingga menjangkau bagian pulau Jawa.

"Yang di sekitaran Kalimantan sama Sumatera, itu tersebar di Kalimantan, Sumatera, sama yang sedikit bagian ke Banten, Jawa Barat maupun DKI," terangnya.

Kendati demikian, BMKG menegaskan bahwa fenomena ini masih harus dipantau secara ketat.

Pasalnya, asap yang terdeteksi saat ini baru berada di lapisan atmosfer atas dan belum sepenuhnya turun ke permukaan daratan.

"Sehingga perlu dipantau terus, apakah konsentrasi yang di Jakarta ini benar-benar meningkat di permukaan, atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas," katanya.

EDITOR: Estu Suryowati