← Beranda
KDMP Parung Panjang Belum Ada yang Beroperasi Meski Bangunan Sudah Rampung, Kenapa?
Abdul Rahman• Selasa, 29 September 2026 | 00.48 WIB
Ilustrasi koperasi desa merah putih (KDMP). (Dokumentasi Jawa Pos)

 

JawaPos - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, hingga kini belum ada yang mulai beroperasi. Kondisi tersebut terjadi meski pembangunan fisik bangunan koperasi di beberapa titik telah rampung.

Ketua Koperasi Merah Putih Parung Panjang, Rudini, mengatakan bahwa operasional KDMP di wilayahnya masih menunggu arahan lebih lanjut, khususnya dari pihak Agrinas.

"Belum ada bang (KDMP yang beroperasi di kecamatan Parung Panjang). Harusnya desa Lumpang yang diprioritaskan," kata Rudini kepada JawaPos.com.

Menurut dia, KDMP di Desa Parung Panjang belum dapat menjalankan kegiatan operasional karena sejumlah fasilitas pendukung masih belum lengkap.

Baca Juga: Reino Barack Diminta Penonton Naik ke Panggung, Syahrini: Entar Kencing di Celana

Meski pembangunan fisik koperasi memang sudah selesai, akan tetapi kelengkapan fasilitas dan peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan koperasi belum seluruhnya tersedia.

"Fasilitas dan peralatan pendukung belum semuanya. Mobil sudah dapat, tinggal fasilitas pendukung gerai sembako seperti berangkas, keranjang, kulkas, palet masih kurang," katanya.

Informasi Manager KDMP di Desa Parung Panjang Belum Jelas

Selain persoalan fasilitas yang belum semuanya lengkap, kesiapan sumber daya manusia juga masih menjadi bagian yang masih ditunggu. Rudini mengaku sempat mendapat informasi mengenai adanya manager KDMP di Desa Parung Panjang.

"Tapi sampai sekarang belum ada info lagi," ucapnya.

Baca Juga: Kebahagiaan Adhisty Zara Melahirkan Anak Pertama Laki-laki

Dia menyebut informasi sementara yang diterimanya menyatakan calon manager KDMP kebetulan merupakan warga desa Parung Panjang. Namun, hingga kini belum ada perkenalan secara langsung kepada pihak koperasi.

"Untuk manager, info yang masuk masih warga desa Parung Panjang. Cuma belum ada perkenalan langsung," ungkap Rudini.

EDITOR: Abdul Rahman