JawaPos.com - BYD M6 diduga terlibat kecelakaan maut di arah Puri Indah Mall, Jakarta Barat. Hal ini menjadi bahan perbincangan di media sosial dan diunggah oleh akun X @adarwis pada Senin (7/9).
Meski begitu, belum jelas kapan tepatnya terjadi kecelakaan. Dalam narasi akun tersebut, mobil listrik BYD M6 dikabarkan mengalami error sehingga tak bisa direm.
“Mobil ngegas terus akhirnya nabrak trotoar dan tiang listrik menimpa pengendara motor dan kesetrum, akhirnya memakan Korban 8 orang Meninggal!? Katanya Mobil Listrik M6,” tulis narasi akun tersebut.
Baca Juga: RDP dengan Komisi III DPR, PERADI PROFESIONAL: RUU Perampasan Aset Harus Berkeadilan
Sontak, unggahan tersebut mendapat beragam komentar netizen. Salah satunya dari @Juna401 yang mengungkapkan ada korban, ibu dan balita.
“Ini yang katanya salah dua korbanya ibu dan balitanya ya, ngeri gan. Dan orang-orang disitu dikit yang bantu evakuasi malah banyakan yang videoin,” kata @Juna401.
Bahkan, ada netizen yang mengira-ngira penyebab mobil listrik M6 mengalami kecelakaan. “Antara beneran eror atau memang kaget baru bawa EV,” ungkap @Indrovertt.
Baca Juga: Timnas Basket Putra Indonesia Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Menuju Asian Games 2026 dari Surabaya
Di sisi lain, JawaPos.com telah mencoba menghubungi pihak BYD untuk mendapatkan keterangan. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi.
3 Tewas
Kepolisian memaparkan kronologi kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang dan empat orang luka-luka di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu sore (5/8).
"Peristiwa kecelakaan beruntun ini bermula saat minibus BYD berpelat B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara," kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Sesampainya di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, kendaraan tersebut menabrak minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan oleh Hadi Wibawa.
Joko menjelaskan benturan dari belakang itu menyebabkan Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD.
"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," ujar Joko.
Baca Juga: Jumlah Pelanggan KA Perjalanan Surabaya-Jakarta Meningkat 88 Persen, Imbas Pembatalan Penerbangan
Bagian samping kiri badan mobil Fortuner itu kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD yang dikendarai oleh Andi Prasetyo dan melintas di sisi kirinya.
"Dampak dari tabrakan berantai itu merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor," ungkap Joko.
Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, pengendara Honda Vario Andi Prasetyo segera dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot, namun meninggal dunia dalam perawatan akibat luka berat pada bagian kepala.