← Beranda
GRIB Jaya Bantah Terlibat Kerusuhan Usai Demo 27 Agustus di DPR
Muhammad RidwanSabtu, 29 Agustus 2026 | 05.10 WIB
Polisi membubarkan paksa massa aksi yang dinilai mulai bertindak menjurus anarkis di depan gedung DPR/MPR, Kamis (27/8). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya membantah tudingan bahwa organisasi itu terlibat dalam kerusuhan, usai demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8) malam.

Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, menegaskan bahwa secara kelembagaan GRIB Jaya tidak terlibat dalam aksi kericuhan tersebut.

“Saya mengatakan bahwa GRIB tidak terlibat di dalam kerusuhan tersebut. Secara institusi, kelembagaan ya, kami orang hukum pasti mengetahui jika ada pergerakan-pergerakan seperti itu,” kata Wilson kepada wartawan, Jumat (28/8).

Wilson menegaskan, Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, tidak pernah memberikan instruksi kepada anggota organisasi untuk mengikuti demonstrasi pada Kamis malam.

Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Melayat Lansia Korban Tewas Kerusuhan Pejompongan

Menurut dia, Hercules justru meminta para anggota GRIB Jaya tidak terlibat dalam aksi demonstrasi.

Anggota diminta mengambil peran dengan membantu menjaga situasi agar tetap aman dan tertib.

Arahan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan GRIB Jaya terhadap aparat penegak hukum (APH) yang bertugas mengamankan jalannya kegiatan masyarakat.

“Karena Jakarta adalah milik kita semua. Oleh karena itu kita jaga ketertiban jangan sampai ada masalah. Untuk menjaga keamanan ketertiban adalah kita semua, termasuk GRIB juga menjaga kenyamanan, ketertiban untuk Jakarta yang damai, aman, dan nyaman,” tegasnya.

Sebelumnya, nama GRIB Jaya ramai disebut di media sosial setelah terjadi kerusuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Lansia Tewas Korban Kerusuhan di Pejompongan Jakpus Sempat Dibawa ke RS Mintohardjo

Sejumlah warganet menyebut adanya pihak yang diduga berasal dari organisasi kemasyarakatan berhadapan dengan warga di tengah situasi yang memanas.

GRIB Jaya juga dikaitkan dengan insiden pembakaran sebuah truk pada Kamis malam.

Kendaraan tersebut menjadi sasaran massa karena muncul dugaan bahwa truk itu digunakan untuk mengangkut anggota organisasi kemasyarakatan.

 

EDITOR: Bayu Putra