JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta tak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga mental dan karakter Masyarakat yang diwujudkan melalui dukungan pada gelaran Jakarta Bersholawat di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8) malam.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.
Menurut dia, pembangunan yang dilakukan di ibu kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pengembangan mental dan karakter umat.
Baca Juga: Rencana Pengembangan KRL Parung Panjang juga Sempat Muncul Pada Masa Bupati Ade Yasin
”Membangun yang saat ini dilakukan, pembangunan fisik juga dilakukan, tetapi membangun umat juga harus dilakukan,” ujar Arifin.
Dia menambahkan, kegiatan bershalawat tersebut diharapkan dapat membawa kebaikan bagi Jakarta.
”Jakarta lebih sejuk, lebih damai, lebih rukun, dan insyaAllah kegiatan-kegiatan ini bisa terus kita lakukan setiap tahunnya,” lanjut Arifin.
Baca Juga: GNSD: Festival Kecantikan dan Lifestyle di MPKMB IPB
Jakarta Bersholawat diselenggarakan Majelis Nurul Musthofa bersama Pemprov DKI Jakarta dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Puluhan ribu jamaah turut menghadiri kegiatan tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana Jakarta Bersholawat Syakir Daulay menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta dan jajarannya atas keberlanjutan kolaborasi yang terjalin.
Menurut dia, keterlibatan pemerintah daerah sangat krusial dalam menyukseskan syiar keagamaan sekaligus pembinaan karakter anak muda di ibu kota.
”Kami dari Majelis Nurul Musthofa mengucapkan terima kasih ke Pemda dan Pemerintah Pusat, terkhusus kepada Gubernur DKI Jakarta yang setiap tahun bersinergi untuk terus membangun generasi muda yang cerdas dan juga berakhlakul karimah,” ujar Syakir.
Syakir mengungkapkan, dukungan Pemprov DKI Jakarta tahun ini diwujudkan melalui pengerahan seluruh instansi dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memastikan kelancaran dan ketertiban acara yang dihadiri oleh puluhan ribu jamaah tersebut.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Mau Bangun Jalur KRL Parung Panjang-Jasinga, Netizen Beri Respons Sinis
”Alhamdulillah, Jakarta di tahun ini menurunkan seluruh jajarannya, seluruh SKPD-nya, untuk sama-sama mensukseskan hari besar Islam yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Syakir.
Tak hanya menjadi kegiatan keagamaan, Jakarta Bersholawat juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kampanye lingkungan.
Panitia bersama Pemprov DKI mengajak para jemaah untuk ikut menjaga kebersihan Jakarta, salah satunya melalui pemilahan sampah.
Baca Juga: Kunjungi Kepulauan Seribu, Dishub dan Transjakarta Cek Kesiapan Dermaga dan Transportasi Air
”Kita mengajak generasi muda untuk menjaga, karena Jakarta sudah darurat sampah, dari sini juga dihadiri puluhan ribu anak muda, kita mengajak anak-anak muda, baik dari habib, kiai, ustad, dan juga tokoh-tokoh mudanya, kita mengajak sama-sama seluruh warga Jakarta khususnya generasi muda untuk menjaga dan memilah sampah, mendukung program Pemda DKI Jakarta,” jelas Syakir Daulay.
Pimpinan Majelis Talim Nurul Musthofa Habib Athos bin Hasan Assegaf turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung Jakarta Bersholawat.
”Kepada seluruh element yang telah membantu mensukseskan acara Jakarta Bersholawat, utamanya Pemprov DKI dan akapolri, semoga kita bisa terus bersinergi ke depannya untuk kegiatan-kegiatan positif,” kata Habib Athos.
Baca Juga: 2 Orang Alami Luka Usai Tabrakan Beruntun di Tol Senayan