← Beranda
Bupati Rudy Susmanto Mau Bangun Jalur KRL Parung Panjang-Jasinga, Netizen Beri Respons Sinis
Abdul RahmanSenin, 24 Agustus 2026 | 20.04 WIB
Foto udara suasana Stasiun Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Rencana Bupati Bogor Rudy Susmanto mengembangkan jalur KRL Parung Panjang-Jasinga mendapat respons beragam dari masyarakat. Sebagian menyambut positif rencana memperluas transportasi massal ke wilayah Bogor Barat, tetapi tidak sedikit netizen yang justru melontarkan komentar sinis karena merasa proyek tersebut terlalu ambisius tidak mungkin dapat direalisasikan di bawah kepemimpinan Rudy.

Rencana tersebut kembali menjadi perhatian setelah Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan pengembangan jalur kereta api Parung Panjang-Jasinga yang dimaksudkan untuk memperkuat konektivitas wilayah Bogor Barat. Pemkab Bogor merancang pembangunan dengan enam titik stasiun baru dalam koridor tersebut.

Rencana pengembangan transportasi berbasis rel itu sebelumnya telah dibahas Pemkab Bogor bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Selain Parung Panjang-Jasinga, terdapat pula opsi lainnya pengembangan Tenjo- Jasinga.

Pengembangan jaringan KRL diarahkan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, memperkuat kawasan ekonomi baru, sekaligus mendukung konektivitas dan aglomerasi di wilayah Bogor Barat.

Baca Juga: Meski Ditikam Eks Karyawan hingga Rugi Rp 100 M, Ruben Onsu Janji Kembalikan Uang Korban Rp 3,5 M

Namun, kabar tersebut tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif di kalangan netizen. Sejumlah komentar di media sosial justru mempertanyakan apakah rencana pembangunan jalur baru tersebut akan benar-benar dapat diwujudkan atau hanya berhenti sebagai angin segar wacana.

"Wacanamu sungguh menawan," tulis salah satu netizen pada kolom komentar unggahan akun Instagram kabupaten.bogor.

"Simpan saja wacanamu pak, karena kami yakin itu cuma dongeng buat pengantar lelah si buyeng. Kebanyakan wacana tapi hasilnya 0. Kami yakin anda pasti mendahulukan pembangunan Cibinong, soal daerah lain bodo amat" timpal yang lainnya.

"Ini masih rencana, ada beberapa tahap yang harus dilewati: studi banding, hasil kajian, pembebasan lahan. So, besoknya sudah ganti pemimpin. Siklusnya gitu terus."

Keraguan netizen bukan tanpa alasan. Keraguan mereka ustru muncul karena melihat biaya yang terlalu mahal untuk pembangunannya. Selain itu,. faktor geografis juga dinilai cukup menantang.

"Terlalu mahal. Secara geografis juga lumayan sulit. Secara anggaran agak mustahil even dalam lima tahun," tulisnya.

Netizen kemudian membandingkan rencana tersebut dengan sejumlah jalur kereta yang sudah memiliki infrastruktur di daerah lain  tetapi belum bisa langsung mendapatkan layanan KRL.

"Rangkas - Serang aja yang sudah ada jalur dan stasiun belum tentu ada KRL. Apalagi Tenjo- Jasinga/Parung Panjang- Jasinga, apalagi nggak ada pusat manufaktur/developer tier 1."

Di sisi lain, sebagian netizen meminta pemerintah tidak hanya mengumumkan proyek baru yang sulit diwujudkan. Bupati Rudy Susmanto justru diminta untuk menyelesaikan jalan tambang yang sudah ditargetkannya bakal rampung di bawah kepemimpinannya untuk menciptakan kondisi yang lebih manusiawi di kawasan Parung Panjang dan sekitarnya.

Baca Juga: Jadi Tersangka Penipuan, Ruben Onsu Tunjuk JHONLBF Law Firm Tangani Perkaranya

"Haduh jangan banyak wacana. Jalur tambang yang dikoar-koar waktu itu estimasi jadi 2026, mana progresnya pak? Truk tambang sudah mulai banyak lagi lewat jalan Parung Panjang," tulis salah satu warganet.

"Mohon maaf cuma ikut bicara, akankah lebih elok kalau proyek satu dulu diselesaikan, apakah proyek lintasan kereta api buat menghindari macet, atau yang sudah ada diperbaiki," timpal.yang lainnya.

EDITOR: Abdul Rahman