← Beranda
Sempat Alami Keterlambatan, KAI Pastikan KRL Bogor dan Tangerang Sore Ini Normal
Ryandi ZahdomoJumat, 21 Agustus 2026 | 00.03 WIB
Foto drone suasana Rangkaian KRL melewati kawasan Manggarai. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Layanan KRL Commuter Line lintas Bogor dan Tangerang dipastikan beroperasi normal, Kamis (20/8) sore ini. Langkah penanganan cepat telah selesai dilakukan setelah dua insiden temperan sempat menahan laju perjalanan dan memicu penumpukan penumpang pada pagi hari.

Direktur KAI Commuter Purnomo Sidi menuturkan, penanganan di lokasi kejadian telah tuntas sehingga alur perjalanan kereta kini sudah kembali pulih sepenuhnya.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanannya. Siang ini operasional layanan Commuter Line pada lintas tersebut sudah kembali normal," ujar Purnomo.

Baca Juga: Tri Apresiasi Kehadiran BPJS SATU Saat Dampingi Putranya Jalani Perawatan di RS

Penyebab Gangguan Lintas Bogor dan Tangerang

Gangguan operasional di lintas Bogor dipicu oleh Commuter Line No. 1183 relasi Bogor - Jakarta Kota yang tertemper seseorang di antara Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun Manggarai. 

Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada pipa angin sistem pengereman, sehingga rangkaian harus ditarik menggunakan kereta penolong menuju Depo KRL Bukit Duri.

Sementara itu, gangguan di lintas Tangerang dialami Commuter Line No. 1914 relasi Duri – Tangerang akibat tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya dan Stasiun Batu Ceper. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian kabin depan kereta.

Guna mengurai dampak keterlambatan, KAI Commuter sempat menerapkan rekayasa pola operasi satu jalur di lokasi terdampak. 

Baca Juga: Paling Hoki? Ramalan Shio Besok Jumat 21 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci

Total terdapat 10 perjalanan KRL Bogor mengalami keterlambatan hingga lebih dari 1 jam dan 2 perjalanan dibatalkan. Sementara di lintas Tangerang, sebanyak 8 perjalanan tertahan hingga 48 menit.

Meski sempat terjadi penumpukan, pelayanan penumpang di stasiun-stasiun terdampak tetap berjalan dengan penyesuaian alur antrean. Petugas juga memfasilitasi pembagian surat keterangan keterlambatan bagi pengguna yang membutuhkan.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan kembali mengingatkan publik untuk mematuhi aturan keselamatan di sekitar area rel sesuai UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

"Iya sudah normal," kata Leza memastikan kondisi perlintasan.

"KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang," sambungnya.

EDITOR: Bintang Pradewo