← Beranda
Demo Kantor Orang Tua Grup, FPI Tuntut Produksi Miras Termasuk Newport Dihentikan
Tazkia Royyan HikmatiarSabtu, 15 Agustus 2026 | 00.37 WIB
Direktur Newport (Orang Tua Grup) Handoko Sasongko akhirnya muncul di hadapan publik. Dengan mengenakan pakaian batik, ia menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada massa aksi FPI yang melakukan demonstrasi di depan gedung OT Building di Cengkareng, Jakarta Barat. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Front Persaudaraan Islam (FPI) meminta Orang Tua (OT) Grup menghentikan produksi minuman keras, termasuk salah satunya produk Newport yang belakangan viral lantaran kasus dugaan penistaan agama.

Tuntutan itu disampaikan perwakilan FPI saat audiensi dengan manajemen OT Grup dalam aksi demonstrasi di depan gedung OT Building di Cengkareng, Jakarta Barat.

"Tadi kami sudah sepakat bahwa kami meminta dan menuntut agar supaya pihak OT Grup untuk tidak lagi memproduksi minuman beralkohol dalam hal ini Newport ataupun apapun itu namanya, ya," ujar Sekretaris FPI DKI Jakarta Al Habib Hadziq bin Ali Al Hadad kepada wartawan, Jumat (14/8).

Selain itu, segala bentuk promosi minuman keras yang diproduksi oleh OT Grup juga diminta FPI untuk segera dihentikan dalam bentuk apapun, termasuk dalam acara musik-musik.

"Karena Newport itu yang kita ketahui mereka masuk dalam sebuah lini event. Dan OT Grup mengetahui dan mereka menyetujui MoU-nya," tegas Hadziq.

Menurut klaim Hadziq, tuntutan itu sudah disampaikan kepada manajemen Orang Tua Grup dan sudah disangupi untuk menghentikan produksi minuman keras.

"Mereka menyepakati dan mungkin nanti akan dipelajari lagi oleh pihak OT Group," tandasnya.

Sebelumnya, Front Persaudaraan Islam (FPI) juga menuntut pihak Orang Tua Group menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada umat Islam terkait dugaan penistaan agama dengan cara Challenge Hafal Alquran berhadiah minuman keras.

Ketua Tarbiyah FPI Jakarta Barat Syahrul Ahadi mengatakan bahwa challenge tersebut sangat tidak pantas dan menyakiti hati umat Islam. Oleh karena itu, dalam Aksi Bela Alquran ini pihaknya menuntut Orang Tua Grup menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan massa aksi.

Baca Juga: Massa FPI Gelar Aksi Buntut Hafalan Ayat Gratis Miras, Kawasan Cengkareng Sempat Macet 1 Km

“Kita meminta dari pihak pengelola, pihak Orang Tua, secara langsung untuk menyampaikan permintaan maafnya. Saya harap langsung nanti di atas mobil komando,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (14/8). (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan