← Beranda
Kondisi Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Tangerang Saat Ditangkap Polisi, Baju Compang-camping
Tazkia Royyan HikmatiarKamis, 13 Agustus 2026 | 00.02 WIB
Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di Tangerang saat ditangkap polisi (Jatanras PMJ)

JawaPos.com - Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang perempuan di wilayah Benda, Kota Tangerang, ditangkap polisi dalam keadaan baju compang-camping. Pelaku berinisial KF itu tampak mengenakan baju kaos berwarna putih dengan celana pendek. Sambil diapit dua polisi, tampak pelaku mengenakan baju yang sudah bolong.

Kasus tersebut terjadi pada Selasa (11/8) dan berhasil diungkap Tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya kurang dari 12 jam setelah kejadian.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga memanfaatkan kondisi korban yang seorang diri dan pelaku yang sedang dalam pengaruh alkohol," lapor akun resmi Jatanras Polda Metro Jaya, dikutip Rabu (12/8).

Baca Juga: Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara, dari Pemeriksaan Mandiri hingga Skrining

Mulanya, kasus ini terungkap setelah seorang saksi yang baru pulang kerja menemukan korban tergeletak di atas kasur dalam kondisi meninggal dunia. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kontrakan dan menghubungi polisi.

Mendapat laporan, tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Hasil penyelidikan mengarah kepada KF. Polisi kemudian berhasil mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk ke kamar korban yang saat itu tidak terkunci. Pelaku disebut sedang dalam pengaruh alkohol ketika melakukan aksinya.

Saat korban terbangun, terjadi kekerasan yang membuat korban tidak berdaya. Pelaku kemudian melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

Saat ini, KF telah dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah