← Beranda
Resmi Digandeng Visa, Stasiun MRT Blok A Ubah Nama 
Ryandi ZahdomoRabu, 12 Agustus 2026 | 06.00 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) secara resmi meresmikan hak penamaan atau naming rights untuk Stasiun Blok A menjadi Stasiun Blok A Visa pada Selasa (11/8). (Istimewa)

 

JawaPos.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) secara resmi meresmikan hak penamaan atau naming rights untuk Stasiun Blok A menjadi Stasiun Blok A Visa pada Selasa (11/8). Langkah ini mempertegas integrasi layanan transportasi publik dengan sistem pembayaran digital berskala global bagi warga ibu kota dan sekitarnya.

Peresmian nama baru ini melengkapi kolaborasi yang sebelumnya telah berjalan, yakni dukungan pembayaran tiket MRT menggunakan kartu kredit nirsentuh (contactless) Visa.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi bisnis antar-sektor ini. Kehadiran nama baru di Stasiun Blok A diharapkan mampu mendongkrak kualitas fasilitas transportasi masal.

Baca Juga: Jajaran Pimpinan BGN Sambangi Kejagung, Ada Apa?

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi kolaborasi antara Visa dan MRT Jakarta melalui penamaan Stasiun Blok A Visa. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi publik sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan andal bagi masyarakat Jakarta," ujar Wakadishub DKI Jakarta, Ujang Harmawan.

11 Stasiun MRT Jakarta Kini Memiliki Hak Penamaan

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menjelaskan bahwa masuknya Visa menjadikan total 11 stasiun di Fase 1 Lin Utara-Selatan telah berhasil dilengkapi dengan program hak penamaan. MRT Jakarta menjadi pelopor skema kemitraan naming rights transportasi publik di Indonesia.

"Kerja sama antara MRT Jakarta dan Visa ini menambah jumlah stasiun di Fase 1 Lin Utara Selatan yang telah dilengkapi dengan program hak penamaan, yaitu 11 stasiun. MRT Jakarta menjadi pionir dalam menerapkan pendekatan bisnis ini sebagai salah satu inovasi kemitraan antara sektor publik dan swasta," ungkap Tuhiyat.

Ia menambahkan, pemanfaatan ruang publik sebagai media kolaborasi dunia usaha terbukti efektif tanpa mengurangi fungsinya sebagai fasilitas umum utama bagi masyarakat.

Mendorong Jakarta Menuju Top 50 Indeks Kota Global

Dengan peresmian Stasiun Blok A Visa, daftar 10 stasiun lain yang telah memiliki nama mitra meliputi:

1. Lebak Bulus BSI

2. Fatmawati Indomaret

3.Cipete Raya Tuku

4. Blok M BCA

5. Senayan Mastercard

6. ASEAN Headquarters (nonkomersial)

7. Istora Mandiri

8. Setiabudi Astra

9. Dukuh Atas BNI

10. Bundaran HI Bank Jakarta

Sementara itu, pihak MRT Jakarta menyatakan bahwa Stasiun Haji Nawi dan Stasiun Bendungan Hilir masih terbuka untuk kerja sama hak penamaan berikutnya.

Kemitraan bersama jenama (brand) global seperti Visa juga dinilai menjadi bukti bahwa tata kelola transportasi Jakarta kian setara dengan kota-kota metropolitan dunia, sekaligus mendukung target DKI Jakarta masuk ke peringkat 50 Indeks Kota Global pada 2030.

Kemudahan Sistem Pembayaran Open-Loop bagi Warga dan Wisatawan

Sistem pembayaran langsung tanpa kartu khusus (open-loop) menjadi fondasi penting mobilitas masyarakat perkotaan modern.

Baca Juga: Nintendo Switch dan Switch 2 Siap Masuk Pasar Indonesia Desember 2026

"Pembayaran open-loop atau pembayaran langsung dengan kartu berstandar global tanpa tiket atau kartu khusus, menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern karena membuat transportasi publik menjadi lebih mudah diakses," terang Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari.

Melalui peluncuran Stasiun MRT Blok A Visa ini, Visa menegaskan komitmennya untuk mendukung mobilitas harian masyarakat melalui akses pembayaran nirsentuh yang lebih praktis bagi warga, komuter, maupun wisatawan mancanegara.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan