JawaPos.com - Perjalanan Kereta Commuter Line Green Line rute Tanah Abang–Parung Panjang sempat mengalami hambatan pada Senin (10/8) sore. Gangguan ini dipicu insiden tragis seorang siswi SMA kelas 10 yang tewas tertemper kereta di area Stasiun Jurangmangu.
Peristiwa yang diduga akibat tindakan sengaja melompat tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas Pengamanan Dalam (PKD) Stasiun Jurangmangu langsung mengamankan lokasi guna mencegah pengguna lain mendekati area kejadian selama proses penanganan berlangsung.
KAI Commuter bergerak dengan berkoordinasi bersama aparat kepolisian serta tim medis begitu laporan diterima.
Baca Juga: 6 Provinsi dalam Keadaan Kritis Akibat Karhutla, BNPB Teruskan Pemadaman di Kawasan TNBTS
Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa penanganan di lapangan langsung dilakukan secara intensif.
"KAI Commuter selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan layanan medis untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Bersama pihak berwajib kami mendalami dugaan tersebut," ujar Leza, Senin (10/8).
Petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB untuk melakukan proses evakuasi korban berjenis kelamin perempuan tersebut.
Proses evakuasi selesai sekitar pukul 18.30 WIB, dan jasad korban langsung dibawa ke RSUD Tangerang Selatan. Pihak keluarga korban juga telah dihubungi dan mendatangi Stasiun Jurangmangu.
Daftar KRL yang Mengalami Keterlambatan
Akibat insiden tersebut, operasional Commuter Line relasi Tanah Abang–Rangkasbitung sempat tertahan. KAI Commuter mencatat sejumlah perjalanan mengalami penundaan jadwal, antara lain:
- Commuter Line No.1742D (Tanah Abang–Parung Panjang): terlambat sekitar 25 menit.
- Commuter Line No.1744D (Tanah Abang–Rangkasbitung): terlambat 22 menit.
- Commuter Line No.1746D (Tanah Abang–Rangkasbitung): terlambat 20 menit.
- Commuter Line No.1748D (Tanah Abang–Tigaraksa): terlambat 14 menit.
Leza menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang selama proses penanganan darurat di jalur rel.
"Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi di Stasiun Jurangmangu. Petugas KAI Commuter bersama pihak terkait telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, layanan medis dan pihak keluarga tentunya," kata Leza.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas adanya insiden ini sehingga berdampak pada keterlambatan perjalanan Commuter Line sore ini selama proses penanganan berlangsung. Keselamatan pengguna, petugas, dan perjalanan Commuter Line tetap menjadi prioritas kami," tambahnya.
Imbauan Keselamatan dan Kepedulian Lingkungan
Menyikapi peristiwa ini, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa untuk senantiasa menjaga keselamatan personal dan mematuhi arahan petugas di area stasiun.
Masyarakat juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama di ruang publik.
"KAI Commuter menyampaikan duka dan keprihatinan kepada keluarga atas kejadian tersebut serta menghormati proses penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang," imbuh Leza.