← Beranda
Polisi Amankan Tiga Orang pada Bentrokan Matraman, Satu Tewas
Nanda PrayogaSenin, 27 Juli 2026 | 03.25 WIB
Ilustrasi bentrokan

JawaPos.com - Polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat penganiayaan dalam bentrokan antar kelompok diduga matel dan warga di Kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7).

Adapun insiden ini mengakibatkan pria berinisial K (23) tewas dan sosok lainnya berinisial DS mengalami luka-luka.

"Kami telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut yaitu saudara S, T, dan U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung kepada wartawan, Minggu (26/7).

Baca Juga: Simak, Jadwal Waktu Shalat Bagi Wilayah Indramayu Besok Senin, 27 Juli 2026

Akibat bentrokan, awalnya K dan DS dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Hanya saja, K dinyatakan meninggal dunia dan DS hingga kini masih menjalani perawatan.

Sementara itu, hingga kini polisi juga telah memeriksa 15 orang yang diduga terlibat dalam bentrokan. Diantaranya mereka yang memicu keributan dan melakukan pengrusakan gerobak UMKM.

"Kami juga lakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku yang patut diduga terlibat bahkan yang mengawali terjadinya perselisihan tersebut," ungkap Reynold.

Di sisi lain, berdasarkan hasil penyelidikan, keributan antara kedua kelompok bukan dipicu karena tak membayar nasi uduk. Melainkan motor yang digeber-geber di dekat lapak nasi uduk.

Kombes Pol Reynold menjelaskan, peristiwa terjadi saat kedua orang mengendarai sepeda motor yang kemudian menggeber-geber kendaraan sehingga timbulkan kebisingan. Saat ditegur warga, keduanya tak terima.

"Dua orang itu menggunakan kendaraan bermotor melewati jualan yaitu nasi uduk yang gerobaknya berdampak dirusak itu karena menggeber-geber motornya sehingga membuat kebisingan, ditegur tidak terima," ujarnya

Setelahnya, keduanya meninggalkan lokasi. Namun, mereka ternyata membawa lima rekannya hingga memukul warga dan merusak sejumlah lapak UMKM.

"Dua orang itu mengajak teman-temannya sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan keributan bahkan merusak beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul," katanya.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah