← Beranda
Percepat Zero Open Dumping, TPST Bantargebang Kini Gunakan Creative Financing
Ryandi ZahdomoJumat, 24 Juli 2026 | 19.01 WIB
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memasang geomembran di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengadopsi skema creative financing untuk mempercepat transformasi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Langkah ini diambil sebagai strategi pendukung guna membiayai pembenahan infrastruktur sampah Jakarta dari metode controlled landfill menuju target zero open dumping.

Suntikan dana non-APBD tersebut ditujukan untuk memobilisasi kolaborasi dengan sektor swasta, tanpa mengesampingkan anggaran utama daerah. Pemprov DKI menegaskan bahwa pembiayaan kreatif ini akan melengkapi dana APBD agar proses modernisasi penanganan sampah berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.

Gandeng BUMN dan Sektor Swasta

Baca Juga: Tragis, 25 Pekerja Tewas akibat Ledakan Sebuah Terowongan di India

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin menjelaskan, modernisasi kawasan penampungan sampah seluas ratusan hektar tersebut membutuhkan infrastruktur dan teknologi yang tak bisa mengandalkan satu sumber pendanaan saja.

"Transformasi TPST Bantargebang tetap didukung melalui APBD dan sumber pembiayaan lainnya. Creative financing menjadi salah satu skema pendukung untuk memperluas kolaborasi sekaligus mempercepat penyediaan fasilitas yang dibutuhkan," ujar Dudi, Jumat (24/7).

Pada tahap awal, sinergi ini direalisasikan melalui keterlibatan PT Indocement Tunggal Prakarsa dan PT Pertamina Retail. Kedua perusahaan tersebut berkontribusi menyediakan material penutup serta geomembran yang krusial untuk operasional zona penimbunan controlled landfill.

Tekan Bau Busuk dan Pencemaran Air Lindi

Baca Juga: Kabar Buruk Barcelona! Frenkie de Jong Lewatkan Awal Musim 2026/2027 Akibat Cedera Lutut

Pemasangan material penutup dan geomembran ini memegang peranan vital dalam meminimalisasi dampak lingkungan di sekitar Bantargebang. Penggunaan material khusus ini dirancang untuk menahan bau tak sedap agar tidak menyebar luas ke pemukiman warga.

Selain itu, lapisan geomembran berfungsi membatasi resapan air hujan ke dalam gundukan sampah. Hal ini secara efektif mampu menekan pembentukan air lindi, cairan pekat hasil pembusukan sampah, yang berpotensi merusak dan mencemari ekosistem tanah serta air tanah di sekitarnya.

Buka Peluang Kolaborasi CSR Sektor Lain
Dudi mengapresiasi langkah awal yang diambil oleh BUMN dan perusahaan swasta tersebut. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa masuknya pembiayaan kreatif ini tidak lantas melepas tanggung jawab utama pemerintah daerah.

"Kami mengapresiasi perusahaan yang telah berkontribusi. Kami juga mengundang korporasi lain untuk terlibat dalam transformasi TPST Bantargebang melalui program CSR, dukungan infrastruktur, penerapan teknologi, maupun bentuk kolaborasi lainnya," katanya.

Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh skema creative financing dan penjajakan sumber dana alternatif lainnya akan dijalankan secara akuntabel. Melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, Jakarta optimistis dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih aman, modern, dan ramah lingkungan secara bertahap.

EDITOR: Bintang Pradewo