JawaPos.com - Aksi seorang pria yang diduga melakukan aksi pencurian di salah satu minimarket kawasan Kembangan, Jakarta Barat, viral di media sosial.
Pria tersebut menjadi sorotan lantaran nekat melancarkan aksinya sambil menggendong seorang bayi.
Peristiwa ini terjadi di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (15/7) malam.
Berdasarkan rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @wargajakbar, pria berkaus merah dan bertopi tersebut tidak berkutik saat diinterogasi. Ia tampak pasrah sambil tetap mendekap erat bayi di pelukannya.
Baca Juga: Polda Jateng: 121 Pelaku Pencurian Ditangkap Selama Juni 2026
Karyawan minimarket yang curiga langsung melakukan penggeledahan di tempat. Hasilnya, petugas toko menemukan sejumlah produk kosmetik yang disembunyikan di dalam kantong pakaian pria tersebut.
Setelah ketahuan, barang-barang yang diduga hendak dibawa kabur itu langsung dikeluarkan dan dikembalikan lagi ke rak penyimpanan oleh pihak swalayan.
Penjelasan Pihak Kepolisian
Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Rahmad Kurniantoro membenarkan adanya insiden dugaan pencurian tersebut.
Rahmad mengungkapkan bahwa barang yang diambil pelaku merupakan produk kosmetik dengan nilai nominal yang tidak besar.
"Ya paling barang-barang yang nggak itu, barang-barang yang murah, Rp 20 ribuan,” kata Rahmat saat dikonfirmasi, Kamis (16/7).
Baca Juga: Sesalkan Penyelidikan Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Korban Minta Kepolisian Mengkaji Kembali
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menyebutkan bahwa motif utama di balik aksi nekat pria tersebut didorong oleh tekanan finansial.
Faktor kesulitan ekonomi disinyalir menjadi alasan pelaku sampai membawa bayinya saat beraksi.
Sepakat Berakhir Damai
Meski sempat memicu ketegangan dan viral di jagat maya, kasus ini dipastikan tidak akan bergulir ke ranah hukum. Pihak manajemen minimarket memilih untuk mengambil langkah humanis.
Rahmat menjelaskan bahwa korban memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan resmi dan memilih menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Pihak pelaku juga telah membuat surat pernyataan.
"Korban nggak nuntut. Itu aja sih udah, pernyataan udah ada. Intinya kita sudah clear, sudah selesai," imbuh Rahmat.
Baca Juga: Kronologi Tiga Karyawan Percetakan di Senen Disekap hingga 3 Pekan, Berawal dari Tuduhan Pencurian