JawaPos.com - Bagi pekerja yang setiap hari beraktivitas dari kawasan Cibubur dan sekitarnya menuju pusat Jakarta, LRT Jabodebek rute Harjamukti–Dukuh Atas menjadi salah satu pilihan transportasi yang praktis.
Jalur ini menghubungkan kawasan penyangga dengan pusat bisnis Sudirman hanya dalam waktu sekitar 35 hingga 51 menit, tergantung jadwal dan kondisi operasional.
Secara keseluruhan, lintas Cibubur Line memiliki panjang sekitar 24,7 kilometer dan melewati 12 stasiun.
Sepanjang perjalanan, penumpang juga dapat berpindah ke moda transportasi lain seperti KRL Commuter Line, TransJakarta, MRT Jakarta, hingga Kereta Bandara melalui sejumlah stasiun integrasi.
Baca Juga: LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen
Berikut tujuh stasiun utama yang menjadi titik penting di sepanjang perjalanan dari Harjamukti menuju Dukuh Atas.
1. Stasiun Harjamukti
Stasiun Harjamukti merupakan titik awal keberangkatan LRT Jabodebek dari jalur Cibubur.
Lokasinya berada di kawasan Cibubur dan mudah dijangkau melalui akses Tol Jagorawi, sehingga menjadi pilihan banyak komuter dari Depok, Cibubur, dan wilayah sekitarnya.
2. Stasiun Ciracas
Setelah berangkat dari Harjamukti, kereta akan berhenti di Stasiun Ciracas. Stasiun ini melayani kawasan permukiman di perbatasan Jakarta Timur dan Depok, sekaligus menjadi alternatif transportasi bagi warga sekitar.
3. Stasiun Kampung Rambutan
Stasiun Kampung Rambutan menjadi salah satu titik integrasi terpenting karena terhubung langsung dengan Terminal Kampung Rambutan.
Penumpang dari berbagai daerah penyangga maupun luar kota dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan LRT menuju pusat Jakarta.
4. Stasiun TMII
Stasiun TMII melayani akses menuju kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) serta Jalan Raya Bogor.
Lokasinya yang strategis membuat stasiun ini cukup ramai digunakan oleh pekerja maupun wisatawan.
5. Stasiun Cawang
Cawang merupakan stasiun transit utama di jaringan LRT Jabodebek. Dari sini, penumpang dapat berpindah ke jalur Bekasi menuju Jatimulya.
Selain itu, tersedia pula koneksi menuju layanan TransJakarta sehingga perjalanan ke berbagai kawasan Jakarta menjadi lebih mudah.
Baca Juga: Sah! LRT Jakarta Bakal Tersambung sampai PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta, Ini Rutenya
6. Stasiun Cikoko
Berada di kawasan MT Haryono, Stasiun Cikoko memiliki akses yang dekat dengan Stasiun KRL Cawang.
Integrasi ini memudahkan penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line ke berbagai tujuan di Jabodetabek.
7. Stasiun Dukuh Atas
Stasiun Dukuh Atas menjadi stasiun akhir jalur Cibubur Line sekaligus salah satu simpul transportasi terbesar di Jakarta.
Dari sini, penumpang dapat berpindah ke Stasiun KRL Sudirman, Stasiun BNI City untuk Kereta Bandara, serta MRT Jakarta.
Keberadaan berbagai moda transportasi yang saling terhubung menjadikan Dukuh Atas sebagai pintu masuk utama menuju kawasan pusat bisnis (CBD) Sudirman, Thamrin, dan sekitarnya.
Baca Juga: Long Weekend 14–17 Mei 2026, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek per Hari
Dengan waktu tempuh yang relatif singkat serta dukungan integrasi antarmoda, rute LRT Harjamukti–Dukuh Atas kini menjadi andalan ribuan pekerja Jabodetabek yang ingin bepergian ke pusat Jakarta secara lebih efisien tanpa harus menghadapi kemacetan jalan raya.