JawaPos.com - Insiden berdarah terjadi di persimpangan depan Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kota Bekasi pada Senin (29/6) pagi.
Sebuah mobil wing boks diduga mengalami rem blong hingga nekat menerobos lampu merah dan menghantam sejumlah kendaraan di depannya.
Tragedi ini mengakibatkan satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Aparat kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan sopir truk wing boks tersebut untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap kepastian penyebab kecelakaan.
Sopir dan Armada Truk Resmi Diamankan
Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu, Iptu Asep Triana, mengonfirmasi bahwa saat ini sang sopir beserta armada truk boks dan kendaraan korban telah disita di markas polisi sebagai barang bukti.
"Sudah diamankan. Mobil dan motor [yang terlibat] juga sudah diamankan," ujar Asep, Senin (29/6).
Berdasarkan laporan awal di lapangan, petaka ini diduga kuat dipicu oleh masalah teknis pada sistem pengereman truk besar tersebut yang tidak berfungsi saat melintasi jalur padat.
"Dugaan sementara rem blong, dia nyerobot lampu merah mobil boksnya," tambah Asep.
Polisi Selidiki Kelayakan Jalan Kendaraan Melalui CCTV
Meski indikasi awal mengarah pada rem blong, pihak kepolisian menegaskan tidak akan gegabah dalam mengambil kesimpulan. Korps Lalu Lintas masih melakukan pendataan menyeluruh terkait jumlah pasti kendaraan yang ringsek akibat hantaman tersebut.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri, menjelaskan bahwa status kelayakan operasi armada truk wing boks ini sedang didalami secara serius oleh tim penyidik.
"Info awal sementara ada satu korban meninggal dunia dan lima lainnya luka. Dugaan sementara terkait kendaraannya tidak siap beroperasi (rem blong)," ungkap Gefri.
Untuk memperkuat bukti hukum, polisi saat ini tengah menyisir area sekitar kejadian guna mengumpulkan keterangan saksi mata dan memeriksa rekaman kamera pengawas.
"Mohon waktu, kami sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV," imbuh Gefri.
Petugas memastikan proses evakuasi bangkai kendaraan di Jalan Cut Mutia telah rampung sekitar pukul 09.00 WIB, sehingga arus lalu lintas yang sempat mengular kini sudah kembali normal. (*)