← Beranda
Pramono Anung Ajak Semua Parpol Layani Warga dan Bangun Jakarta
Ryandi ZahdomoMinggu, 28 Juni 2026 | 15.38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) DKI di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6). (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh partai politik (parpol) di ibu kota untuk menyingkirkan ego kelompok.

Ia menegaskan bahwa kepentingan warga harus berada di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPW dan DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi DKI Jakarta Masa Bakti 2024–2029 di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).

Menurut Pramono, parpol memegang peran strategis sebagai mitra pemerintah untuk melahirkan kebijakan yang pro-rakyat, bukan memicu polarisasi.

Baca Juga: Shin Tae-yong Diminta Bawa Persija Juara Saat HUT ke-500 Jakarta, Gubernur Pramono Anung Berikan Apresiasi

Pramono mengingatkan bahwa restrukturisasi di tubuh partai politik seharusnya membawa dampak nyata bagi masyarakat luas, bukan sekadar seremonial internal.

"Pelantikan hari ini bukan sekadar pergantian kepengurusan organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat pengabdian kepada warga Jakarta," ujar Pramono di hadapan kader PAN, Sabtu (27/6).

Ia mengingatkan bahwa pembangunan megapolitan seperti Jakarta tidak bisa dilakukan secara parsial.

Gotong royong lintas sektor, termasuk dari mesin-mesin politik, menjadi harga mati agar pembangunan kota berjalan optimal.

Wajib Turun ke Lapangan, Lepas Baju Politik

Dalam kesempatan itu, Pramono membeberkan strateginya selama memimpin Jakarta sejak dilantik sebagai gubernur.

Baca Juga: Bukan Kontrak Biasa, Terungkap Permintaan Khusus Gubernur Pramono ke Shin Tae-yong

Ia mengaku konsisten mengandeng seluruh unsur DPRD dan parpol untuk melihat realitas di lapangan secara langsung.

Langkah ini diambil agar kebijakan yang dirumuskan Pemprov DKI Jakarta murni berbasis kebutuhan riil masyarakat, bukan karena intervensi atau sentimen politik.

"Kita harus terus merawat iklim demokrasi yang sehat, menjaga kondusivitas sosial, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif menjawab berbagai tantangan pembangunan Jakarta yang tengah bersiap menuju lima abad," tuturnya.

Pintu Pemprov DKI Jakarta Terbuka untuk Semua

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kabinet ini memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta bersikap inklusif dan tidak akan membeda-bedakan warna politik dalam hal kolaborasi.

Pihaknya membuka ruang selebar-lebarnya bagi seluruh kekuatan politik untuk bersinergi, asalkan visi utamanya adalah kesejahteraan warga.

Baca Juga: Di Depan 50 Dubes dan Megawati, Pramono: Jakarta Peringkat 71 Kota Global

Saat ini, fokus utama Pemprov DKI tertuju pada program-program berdampak langsung. Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial.

“Dukungan seluruh unsur, termasuk partai politik, sangat diperlukan agar berbagai program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan," imbuh Pramono.

 

EDITOR: Bayu Putra