JawaPos.com - Warga Ibu Kota yang biasa berolahraga di kawasan Kuningan harus mengubah rute akhir pekan ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meniadakan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu (28/6) besok.
Kebijakan ini diambil lantaran terdapat rangkaian acara puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta dan peringatan Hari Bhayangkara akan dipusatkan di kawasan Sudirman-Thamrin. Langkah ini diharapkan dapat memecah potensi penumpukan massa dan memfokuskan mobilitas warga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, peniadaan sementara CFD Kuningan ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat terintegrasi dengan baik di pusat perayaan.
"Karena semua kegiatan dipusatkan di Sudirman-Thamrin, maka pada tanggal 28 Car Free Day di Kuningan atau Rasuna Said ditiadakan agar supaya semua terkonsentrasi di Jalan Sudirman, Thamrin, dan sekitarnya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/6).
Simak Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Akhir Pekan Ini
Selain meniadakan CFD di Kuningan pada hari Minggu, Pemprov DKI juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berskala besar sejak Sabtu (27/6) sore. Hal ini menyusul digelarnya malam puncak HUT Jakarta yang bertempat di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pramono menyebutkan pengaturan dan pengalihan arus kendaraan akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan protokol yang bersinggungan langsung dengan lokasi acara.
Beberapa titik krusial yang akan mengalami penyesuaian mulai dari kawasan Bundaran HI hingga Dukuh Atas. Selain itu, arus lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin, Jalan Mas Mansyur, Jalan Sutan Syahrir, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, hingga Jalan Sumenep juga akan diatur secara ketat.
"Akan diberlakukan pengaturan transportasi dari jam 14.00 sampai dengan jam 23.00. Karena dari sore sudah akan ada kegiatan di Bundaran HI dan sekitarnya yang tentunya memerlukan penutupan ataupun pengaturan jalan," ucap Pramono.
Tarif Transportasi Rp1 untuk Semua Pemilik KTP Indonesia
Untuk mengakomodasi lonjakan antusiasme masyarakat yang ingin menghadiri pesta rakyat ini, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan kebijakan spesial. Layanan transportasi umum massal milik pemerintah akan dikenakan tarif simbolis sebesar Rp1 saja pada tanggal 27-28 Juni 2026.
Menariknya, fasilitas tarif murah ini tidak hanya terbatas bagi warga Jakarta. Masyarakat dari wilayah penyangga yang memiliki KTP luar DKI juga bisa menikmati fasilitas yang sama.
"Maka dengan pengaturan itu, karena hari itu juga hari yang telah kita putuskan untuk menggratiskan semua transportasi satu rupiah selama mempunyai KTP Indonesia, bukan hanya Jakarta," kata Pramono.
Langkah ini diambil setelah pihak Istana dan Balai Kota menerima laporan tingginya minat masyarakat dari luar daerah, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) yang berencana memadati pusat kota Jakarta. Puncak acara penuaan usia kota ini memang dikonfirmasi bakal dimeriahkan oleh deretan musisi papan atas serta pertunjukan drama musikal kolosal.
Ragunan hingga Museum Buka Gratis
Tidak hanya memanjakan warga dengan akses transportasi publik yang murah, Pemprov DKI juga membuka pintu gerbang berbagai tempat wisata dan fasilitas publik milik daerah secara cuma-cuma selama dua hari penuh.
Masyarakat bisa memanfaatkan momentum libur akhir pekan ini untuk mengunjungi destinasi wisata edukasi dan hiburan tanpa perlu memikirkan biaya tiket masuk reguler.
Baca Juga: Padi Reborn hingga Mahalini akan Meriahkan Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta
"Jadi, untuk tanggal 27 dan 28 semua transportasi satu rupiah. Termasuk untuk fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, apakah itu di Ragunan, di Ancol, museum-museum dan sebagainya, di GOR-GOR yang ada. Seperti yang sudah kami sampaikan, itu kita gratiskan," imbuh Pramono. (*)