← Beranda
Nekat Jual Mobil Curian Rp 35 Juta, Penyamaran Pria Berhijab di Tangerang Dibongkar GPS
Ryandi ZahdomoJumat, 26 Juni 2026 | 06.15 WIB
Seorang pria berinisial MAN, 36, nekat menyamar mengenakan pakaian wanita dan hijab demi mengondol sebuah mobil mewah, lalu menjualnya dengan harga miring senilai Rp 35 juta. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Sebuah drama pencurian mobil di Cluster Taman Kenari, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang berakhir. Seorang pria berinisial MAN, 36, nekat menyamar mengenakan pakaian wanita dan hijab demi mengondol sebuah mobil mewah, lalu menjualnya dengan harga miring senilai Rp 35 juta.

Namun, siasat licik tersebut langsung rontok dalam waktu kurang dari satu jam. Respons cepat Unit Reskrim Polsek Pinang bersama Polres Metro Tangerang Kota berhasil melacak posisi kendaraan dan membekuk pelaku berkat GPS yang tertanam di dalam mobil korbannya.

Aksi pencurian ini terjadi pada Rabu (24/6). Pelaku memanfaatkan situasi rumah korban bernama Topan yang sedang kosong di siang bolong. Supaya tidak memicu kecurigaan warga klaster, MAN sengaja berdandan layaknya seorang wanita.

Selain pakaian wanita, pelaku juga mengenakan hijab, cadar hitam, sarung tangan hingga tas dan sepatu wanita.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku menggunakan modus menyamar dengan mengenakan pakaian perempuan dan hijab agar tidak mudah dikenali saat mengambil kendaraan milik korban," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, Kamis (25/6).

Setelah berhasil menyusup, pelaku menggasak kunci yang tergantung di dalam rumah dan langsung membawa kabur mobil Hyundai Stargazer Prime warna putih tahun 2023 milik korban. Mobil hasil curian tersebut kemudian langsung dilego kepada seorang penadah berinisial AS, 35, asal Sukabumi, Jawa Barat, dengan harga Rp35 juta saja.

Terlacak GPS di Gading Serpong Kurang dari 1 Jam

Pemilik mobil yang baru menyadari kendaraannya raib pada pukul 14.00 WIB langsung bergerak cepat menghubungi layanan darurat Polri 110. Laporan yang masuk pada pukul 15.13 WIB itu langsung direspons cepat oleh kepolisian.

Petunjuk emas didapatkan ketika korban mendeteksi bahwa sinyal GPS di mobilnya masih aktif. Tim Opsnal Reskrim Polsek Pinang yang dipimpin Ipda Renno langsung melacak koordinat yang mengarah ke sebuah kawasan ruko di Gading Serpong, Tangerang Selatan.

Benar saja, kurang dari satu jam setelah laporan resmi diterima, polisi berhasil mengamankan mobil terparkir bersama kedua pelaku tanpa perlawanan.

"Begitu laporan diterima melalui layanan 110, anggota langsung bergerak melakukan pengecekan dan penyelidikan. Alhamdulillah kendaraan berhasil ditemukan dan para terduga pelaku dapat diamankan," kata Kombes Pol Jauhari.

Pentingnya Keamanan Ganda pada Kendaraan

Dari lokasi penangkapan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting. Mulai dari satu unit Hyundai Stargazer beserta remotenya, rekaman CCTV, bukti transfer uang senilai Rp35 juta, hingga satu set pakaian wanita dan hijab hitam yang digunakan pelaku untuk menyamar.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengapresiasi langkah cepat korban yang segera melapor serta memasang alat pelacak pada kendaraannya. Kerja sama berbasis teknologi ini dinilai menjadi kunci utama cepatnya pengungkapan kasus.

"Kami mengimbau warga agar selalu meningkatkan keamanan kendaraan, tidak meninggalkan kunci di tempat yang mudah dijangkau, serta memasang sistem keamanan tambahan seperti GPS," tegas Jauhari.

Kini, baik pelaku utama maupun penadah harus meringkuk di sel tahanan Polsek Pinang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah mendalami apakah ada jaringan atau keterlibatan pihak lain dalam sindikat ini.

EDITOR: Estu Suryowati