JawaPos.com - Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dijaga ketat menjelang laga sengit Timnas Indonesia vs Mozambik. Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan ribuan personel gabungan demi menjamin kenyamanan penonton. Langkah antisipasi ini diambil mengingat antusiasme masyarakat yang luar biasa tinggi untuk mendukung langsung skuad Garuda di Senayan.
Untuk mengamankan jalannya pertandingan FIFA Matchday 2026 di GBK, aparat keamanan telah memetakan sejumlah titik krusial. Pengamanan berlapis akan diterapkan mulai dari luar area stadion hingga ring satu tempat jalannya laga.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menyatakan, ribuan personel tersebut akan bertugas menjaga ketertiban di area sekitar stadion. Langkah ini diambil agar arus penonton dapat mengalir dengan lancar tanpa ada penumpukan yang berarti.
"Sebanyak 1.200 personel gabungan melayani dan mengamankan pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia VS Mozambik di GBK. Yang akan dimulai Kick Off pada pkl. 20.00 WIB," ujar Reynold, Selasa (9/6).
Baca Juga: Sempat Bela Timnas Inggris, Alex Iwobi Bersiap Catatkan 100 Penampilan Bersama Nigeria
Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pihak terkait lainnya. Mereka akan ditempatkan di beberapa titik di area GBK, mulai dari pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga sekeliling kawasan Senayan.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan aturan tegas terkait barang bawaan para suporter. Pemeriksaan ketat akan dilakukan di setiap pintu masuk stadion guna mencegah masuknya benda-benda berbahaya yang dapat mengganggu jalannya laga.
Reynold juga mengimbau para suporter untuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, atau minuman beralkohol ke dalam stadion. Aturan ini bersifat mutlak demi keselamatan bersama di dalam tribune.
"Kami akan menjaga keamanan dan melayani para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," tegasnya.
Kesadaran dari penonton diharapkan menjadi kunci utama suksesnya gelaran akbar ini. Pihak kepolisian ingin memastikan stadion menjadi tempat yang aman dan ramah bagi semua kalangan, termasuk keluarga dan anak-anak.
"Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau pengrusakan fasilitas umum," imbuhnya.
Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Senayan
Bagi Anda yang berencana melintasi area Jakarta Pusat, sebaiknya bersiap menghadapi kepadatan kendaraan. Lonjakan volume kendaraan diprediksi terjadi beberapa jam sebelum sepak mula dimulai.
Di sisi lain, Reynold menginformasikan bahwa pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional di sekitar kawasan Senayan untuk mengantisipasi kemacetan. Ia juga mengimbau pengguna jalan untuk mencari rute alternatif dan menghindari daerah GBK saat pertandingan berlangsung.
Masyarakat yang tidak berkepentingan disarankan untuk memilih jalur lain agar tidak terjebak dalam antrean kendaraan suporter.
Meski pengawasan berjalan super ketat, kepolisian berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang ramah. Tidak akan ada tindakan represif yang berlebihan selama para penonton mematuhi aturan baku yang telah ditetapkan.
Reynold menegaskan bahwa pihak keamanan akan bertindak tegas terhadap penonton yang membawa petasan, flare, atau kembang api. Namun, ia memastikan seluruh personel yang bertugas akan mengedepankan pendekatan humanis.
"Kepada seluruh Personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," imbuhnya.
Dengan persiapan matang ini, diharapkan laga FIFA Matchday 2026 di GBK antara Indonesia dan Mozambik dapat berjalan dengan aman, tertib, dan menghibur seluruh pencinta sepak bola.