← Beranda
Cinta Laura Puji CFD Rasuna Said, Masyarakat Diedukasi Pilah Sampah
Ryandi ZahdomoMinggu, 7 Juni 2026 | 19.18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Duta Pilah Sampah DKI Jakarta, Cinta Laura hadiri Car Free Day (CFD) kembali digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) kembali digelar di kawasan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Agenda mingguan itu tidak hanya sukses menekan polusi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang berdampak positif bagi warga Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memantau langsung ke lokasi. Mantan Sekretaris Kabinet itu menyebut respons masyarakat sangat luar biasa. Akses transportasi yang strategis menjadi keunggulan utama jalur itu.

"Hari ini Pemprov DKI Jakarta secara resmi memulai kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said atau Kuningan. Sebagian besar, hampir 95 hingga 96 persen masyarakat yang saya temui mengharapkan Car Free Day ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan," ujarnya.

Pramono optimistis kawasan Kuningan punya daya tarik visual tersendiri yang tidak kalah estetik dari kawasan Sudirman. Ia yakin lokasi ini akan menjadi pilihan masyarakat yang ingin berolahraga dan menikmati ruang publik.

"Saya melihat potensi yang ada di Kuningan ini. Dilihat dari pemandangan, udara, dan aksesnya, saya yakin ini akan menjadi landmark baru Car Free Day di Jakarta. Tempat ini akan menjadi pilihan masyarakat untuk berolahraga, bersilaturahmi, dan menikmati ruang publik yang lebih nyaman," paparnya.

Baca Juga: Siap-siap Besok Ada CFD di Rasuna Said Kuningan, Intip Deretan Acara Serunya!

Kampanye Pilah Sampah Bareng Cinta Laura

Tidak hanya menjadi ajang lari dan bersepeda, CFD Kuningan juga dimanfaatkan sebagai panggung edukasi lingkungan. Ada aksi Parade Pilah Sampah sepanjang 1,8 kilometer di kawasan Epicentrum yang melibatkan ratusan pegiat lingkungan.

Pramono Anung menegaskan, kebersihan Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan aturan. Kesadaran individu harus tumbuh untuk menjaga lingkungan.

"Apa yang ingin kami lakukan adalah menjadikan pilah sampah sebagai perilaku sehari-hari masyarakat. Bukan hanya karena ada Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang menjadi gerakan bersama. Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing," katanya.

Baca Juga: Evaluadi CFD Rasuna Said: Gubernur Pramono Anung Siapkan Penyesuaian Jam!

Aksi ini didukung penuh oleh artis sekaligus Duta Pilah Sampah DKI Jakarta, Cinta Laura. Di tengah kerumunan massa, Cinta menyuarakan pesan bagi anak muda Jakarta yang sering mengeluhkan masalah kebersihan kota.

"Sebagai generasi muda, kita sering mengeluh tentang jalanan yang kotor, polusi udara, atau persoalan sampah. Namun, yang seharusnya kita lakukan bukan menyalahkan, melainkan mengubah kebiasaan dan menyadari bahwa kita juga bagian dari masalah yang harus ikut memberikan solusi," urainya.

Cinta mengingatkan bahwa pengelolaan limbah tidak berhenti saat sampah masuk ke tong pembuangan. Proses pemisahan jenis sampah organik dan anorganik adalah kunci utama daur ulang.

"Kehadiran saya di sini untuk mengingatkan semua orang, terutama generasi muda, agar memiliki tanggung jawab dan secara konsisten melakukan hal-hal baik. Dengan begitu, kita bisa melihat perubahan nyata di Kota Jakarta," katanya.

Baca Juga: Berkat WFH ASN-CFD-Carpooling, Pemkab Bogor Klaim Konsumsi BBM Berkurang 44,06 Persen

Dia mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang membuka ruang publik baru yang lebih ramah pejalan kaki di pusat bisnis Jakarta.

"Masalah lingkungan pada dasarnya adalah masalah kemanusiaan. Saya berharap ruang publik seperti ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih sering bergerak, berinteraksi, dan bersosialisasi sehingga kualitas hidup masyarakat semakin baik," imbuhnya.

EDITOR: Ilham Safutra