JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bakal membuka pendaftaran siswa baru untuk SD dan SMP mulai pekan depan.
Agar tidak ketinggalan, JawaPos.com merangkum daftar tanggal penting yang tidak boleh dilewatkan oleh orang tua serta calon siswa.
Merujuk informasi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel TB. Asep Nurdin dalam keterangan resminya, Pemkot Tangsel lewat jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) segera membuka pendaftaran sekolah untuk siswa baru tahun ajaran 2026/2027.
Rinciannya:
Jenjang SD Negeri (21 Sekolah Percontohan): Pendaftaran dan seleksi dibuka secara online pada 8 – 19 Juni 2026.
Jenjang SMP Negeri (Semua Sekolah):
- Tahap Pra-SPMB (online mandiri) dibuka pada 4 Juni – 4 Juli 2026, dilanjutkan
- pendaftaran jalur Domisili (22 – 24 Juni 2026),
- Jalur Prestasi & Mutasi (29 Juni – 1 Juli 2026),
- Jalur Afirmasi & Disabilitas (6 – 8 Juli 2026).
"Pemkot Tangsel menegaskan bahwa seluruh fasilitas pendaftaran dan proses seleksi melalui sistem SPMB 2026 ini 100 persen gratis atau tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Orang tua murid diimbau untuk waspada dan menghindari calo," ungkap Asep dalam keterangan resmi pada Rabu (27/5).
Apabila orang tua dan calon siswa kesulitan mendapat akses internet serta aplikasi untuk mendaftar, masyarakat Tangsel bisa segera menghubungi nomor atau posko bantuan resmi. Posko itu terdiri atas Hotline Layanan SD pada nomor telepon atau WhatsApp di 0813-1541-8347 untuk Posko UPTD SD Negeri Rawa Buntu 02, Serpong.
Kemudian Hotline Layanan SMP pada nomor telepon atau WhatsApp di 0851-9628-0598 untuk Posko Kantor Dindikbud Tangsel, Kawasan Perkantoran Lengkong Wetan Gedung C Lantai 1, Jalan Promoter Nomor 3, Serpong. Asep memastikan nomor itu bisa diakses sesegera mungkin.
Selain itu, untuk mendukung keadilan dalam jalur zonasi (domisili) dan jalur afirmasi (kurang mampu), Diskominfo Tangsel memfasilitasi penguatan interoperabilitas atau integrasi data terpadu. Sistem aplikasi SPMB di Tangsel saat ini, kata Asep, sudah terhubung langsung dengan sistem basis data kependudukan dari Disdukcapil Tangsel.
Baca Juga: SPMB Tinggal Hitungan Hari, Diskominfo Tangsel Tambah Kapasitas Server untuk Antisipasi Gangguan
Dengan integrasi tersebut, proses verifikasi alamat tinggal calon siswa menjadi lebih cepat dan akurat. Harapannya itu membantu meminimalisasi kecurangan manipulasi data lokasi dalam proses pendaftaran siswa baru.
Selain itu, sistem pendaftaran online juga menjembatani pengecekan data desil kesejahteraan secara mandiri melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos). "Untuk mempermudah penyaringan siswa jalur afirmasi," ujar Asep.
Khusus untuk masyarakat atau operator sekolah yang mengalami kendala teknis darurat di tengah jalannya pendaftaran siswa baru, Diskominfo Tangsel sudah menyiagakan tim pantau siber yang akan membantu.
Masyarakat yang membutuhkan akses internet juga sudah disediakan tempat khusus oleh Pemkot Tangsel di ribuan titik.
"Pemkot Tangsel juga sudah memfasilitasi akses internet gratis sebanyak 5.000 titik yang tersebar balai-balai warga, taman-taman warga, masjid dan lainnya," imbuhnya.