← Beranda
Sikat Habis! Belasan Jukir Liar di Blok M Jakarta Selatan Diciduk Petugas Gabungan
Ryandi ZahdomoJumat, 22 Mei 2026 | 17.55 WIB
ILUSTRASI PARKIR LIAR. Sebanyak lima orang juru parkir liar atau pak ogah diciduk oleh Polsek Cengkareng pada Jumat (28/11).(Istimewa)

JawaPos.com - Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, akhirnya dibersihkan dari keberadaan juru parkir (jukir) liar yang kerap meresahkan warga. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar operasi penertiban jukir liar besar-besaran di kawasan tersebut pada Kamis (21/5).

Langkah ini diambil demi menjaga ketertiban umum sekaligus mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung ke pusat perbelanjaan populer tersebut.

Sebelum menyisir area, tim UP Parkir sudah melakukan pengintaian dan pemantauan lokasi selama satu hari penuh untuk memetakan titik-titik persembunyian para pelanggar.

Baca Juga: Prediksi Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Siap Pecahkan Kutukan! Generasi Baru Les Elephants Mengancam Panggung Dunia

Operasi senyap yang berlangsung pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu.

Tak main-main, Pemprov DKI menurunkan tim gabungan berskala besar. Mulai dari Dalops, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, UP Parkir, Satpol PP, Suku Dinas Sosial, personel Lintas Jaya, hingga dibantu unsur TNI dan Polri.

Belasan Jukir Liar Diciduk, Langsung Dibawa Dinsos

Baca Juga: Ketidakpastian HGU Ancam Program Biodiesel B50 dan Keberlanjutan Industri Sawit Nasional

Hasilnya, petugas berhasil menciduk 13 jukir liar yang tertangkap basah sedang beroperasi di lapangan. Mereka langsung diangkut menggunakan kendaraan Dinas Sosial untuk menjalani proses pembinaan.

Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu menegaskan, penertiban terpadu ini sangat penting untuk menciptakan ketertiban di ruang publik dan memberantas praktik parkir ilegal.

"Penertiban ini merupakan bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban umum dan memberikan kenyamanan bagi warga. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan secara berkala di titik-titik rawan parkir liar," ujarnya.

Meskipun tindakan tegas diberlakukan, Bernad memastikan bahwa proses penertiban tetap mengutamakan sisi humanis.

"Kami mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan terhadap para pelanggar agar tidak kembali melakukan praktik serupa di kemudian hari," tambah Bernad.

Dengan adanya pengawasan berkala ini, diharapkan kawasan Blok M bisa bersih sepenuhnya dari praktik parkir liar yang membebani kantong warga.

 

EDITOR: Bintang Pradewo