JawaPos.com - Slogan baru “Education to Improve Quality of Life” dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Diploma ke-60, Sarjana ke-64, Magister ke-51, dan Doktor ke-11 Universitas Mercu Buana (UMB) periode II Tahun Akademik 2025/2026. Dalam prosesi wisuda tersebut, sebanyak 1.426 lulusan resmi dikukuhkan.
Slogan baru itu menggambarkan arah pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui penguatan karakter, kompetensi, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan global.
Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng., mengatakan pendidikan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. ’’Universitas Mercu Buana: Education to Improve Quality of Life kami hadirkan sebagai arah pendidikan yang mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup,” ujar Andi.
Menurut dia, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan dan peluang ekonomi, tetapi juga membentuk cara berpikir, keseimbangan emosional, hingga kemampuan seseorang dalam menentukan masa depan.
’’Pendidikan membentuk kemampuan berpikir kritis, memperkuat kendali atas masa depan, menumbuhkan keseimbangan emosional, serta memperluas kapasitas seseorang untuk memberi makna bagi kehidupan,” katanya.
Ia menilai perguruan tinggi saat ini perlu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, berintegritas, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Penerapan slogan baru tersebut diwujudkan melalui pengembangan ekosistem pendidikan kolaboratif, digitalisasi pembelajaran, perluasan jejaring internasional, hingga penyediaan fasilitas penunjang pembelajaran yang lebih holistik.
Selain itu, mereka juga mengembangkan fasilitas olahraga melalui sports center yang dilengkapi lapangan mini soccer, hall bulutangkis, lapangan basket, lapangan voli, dan jogging track.
Selain peluncuran slogan baru, kampus tersebut turut menyampaikan sejumlah capaian pada 2025. Universitas Mercu Buana menempati peringkat ke-9 perguruan tinggi swasta terbaik nasional versi Webometrics.
Di bidang Business and Management, kampus ini berada di posisi ke-3 nasional versi AD Scientific Index 2026, serta menempati peringkat ke-52 Asia dan ke-442 dunia.
Mereka juga memiliki 10 program studi berakreditasi Unggul, ratusan penerima beasiswa aktif, dan kerja sama dengan lebih dari 690 institusi nasional maupun internasional.
Andi mengatakan pendidikan perlu menjadi fondasi penting dalam membentuk kehidupan yang lebih baik bagi individu maupun masyarakat.
’’Pendidikan harus menjadi akar yang menguatkan seluruh dimensi kehidupan manusia. Dari sana lahir pribadi-pribadi yang tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup dirinya, keluarganya, dan masyarakat luas,” tuturnya. (*)