← Beranda
Gudang Freon dan Paket di Kalideres Terbakar, Saksi Dengar 5 Kali Ledakan Keras!
Ryandi ZahdomoSelasa, 12 Mei 2026 | 17.12 WIB
Kondisi kebakaran Pergudangan Miami, Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (12/5). (Istimewa)

JawaPos.com - Gudang sparepart elektronik Freon dan paket ekspedisi di kawasan Pergudangan Miami, Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, ludes dilalap si jago merah. 

Kebakaran dilaporkan pada Senin (11/5) malam sekira pukul 20.06 WIB. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan setelah saksi mata melaporkan adanya rentetan suara ledakan keras dari dalam area gudang.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat bergerak cepat dengan mengerahkan puluhan armada ke lokasi guna memadamkan api yang merambat dengan cepat di area seluas 1.000 meter persegi tersebut.

Baca Juga: Rumah Warga di Sleman Jadi Daycare Ilegal, Polisi Temukan 11 Bayi, 3 Dalam Perawatan

Kronologi Kejadian: Berawal dari Gudang Freon

Insiden bermula saat aktivitas lembur masih berlangsung di lokasi kejadian. Berdasarkan kesaksian saksi mata, api diduga muncul pertama kali dari area gudang freon yang terletak di samping gedung utama, dekat dengan fasilitas umum.

Saksi menyebutkan bahwa situasi berubah mencekam ketika terdengar suara dentuman keras berkali-kali dari arah sumber api.

"Menurut kesaksian saksi ketika lembur pada pukul 20.00 suara ledakan dari gudang freon terdengar 5 kali suara ledakan lanjut saksi melihat ada asap dari gudang freon lokasi dari samping gudang freon dekat WC," ujar Kasi Ops Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, Selasa (12/5).

Baca Juga: PSSI Bicara Kesiapan Sumut Jelang Piala AFF U-19 2026

Melihat api yang terus membesar dan tidak terkendali, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam kebakaran terdekat guna mendapatkan bantuan.

Ratusan Personel Damkar Diterjunkan

Mengingat objek yang terbakar adalah material elektronik dan freon yang mudah terbakar, petugas Damkar Jakarta Barat langsung melakukan pengerahan besar-besaran. Total sebanyak 24 unit mobil pemadam dengan kekuatan 120 personel diterjunkan ke titik lokasi.

Syaiful mengatakan, saat ini, status kebakaran berada dalam tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersembunyi.

"Masih proses pendinginan," katanya.

Dugaan Penyebab dan Kerugian

Baca Juga: 6 Shio Ini Bakal Panen Rezeki Terus Tanpa Henti di Tahun 2026, Apa Saja?

Berdasarkan penyelidikan sementara di lapangan, pihak pemadam kebakaran menduga api dipicu oleh masalah pada sistem kelistrikan.

"Dugaan Penyebab Sementara: Korsleting listrik pada mesin produksi Gudang Freon," ungkapnya.

Hingga saat ini, masih belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah ini. Petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total kerugian materiil akibat hangusnya gudang seluas satu hektar tersebut.

EDITOR: Bintang Pradewo