JawaPos.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan tiga orang asisten rumah tangga (ART) selamat dalam insiden kebakaran rumah di Jagakarsa yang menewaskan anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh, Jumat (8/5).
"Kalau di atas, keterangan sementara saksi, dengan beliau dan bertiga. Tapi kan ada yang di bawah," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Polisi I Putu Yuni Setiawan kepada wartawan di TKP rumah Haerul Saleh di Jakarta, Jumat (8/5).
Yuni mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mendalami latar belakang tiga orang yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) tersebut bisa selamat.
Baca Juga: Update Kecelakaan Maut KA vs Taksi Hijau, Polisi Beberkan Keterangan Sopir
Hingga kini, pihaknya masih menyesuaikan keterangan para saksi dan alat bukti yang diterima pihak Kepolisian. Termasuk barang yang memiliki kandungan mudah terbakar ataupun yang memicu api di rumah pribadi korban.
"Olah TKP lagi sedang dilaksanakan di atas. Nah, dari situ persesuaian keterangan saksi dan alat bukti, barang bukti yang ada di atas, nanti itu bisa menjelaskan semuanya nanti," ucapnya.
Sementara, saksi sekaligus penjaga rumah bernama Arpen menambahkan ada empat orang yang berteriak dari lantai empat rumah saat terjadi kebakaran.
"Si mereka berempat teriak minta tolong. Turun ke bawah. Nah tiganya mereka bisa keluar," ucap Arpen.
Dia mengaku tidak mengetahui kalau sang majikan masih tertinggal di ruangan kerjanya yang berada di lantai empat rumah.
Lantai 4 Terbakar
Polisi menyatakan sekitar 80 persen lantai empat rumah mendiang anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh di Jalan Teratai VI No 07, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan hangus terbakar.
"Sementara 80-an persen lah ya di atas, ruang kerja beliau ya. 80-an persen lah kira-kira di ruang kerja beliau," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan kepada wartawan di TKP kebakaran, Jakarta, Jumat.
Yuni mengatakan bagian yang terbakar merupakan ruang kerja milik Haerul Saleh yang berada di lantai empat rumah tersebut.
Dia juga menjelaskan bahwa area ruang kerja hanya berada di lantai empat rumah tersebut. "Satu lantai ruang kerja di lantai 4 saja," ucapnya.
Diketahui, Mabes Polri menurunkan Tim Laboratorium Forensik dan Inafis Polri untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang menewaskan anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh di Jalan Teratai VI No 07, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa sejak pukul 12.30 WIB.
Sebanyak 48 personel atau 12 unit Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah di rumah anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh di Jalan TB Simatupang No 3, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa.
Personel Gulkarmat Jakarta Selatan melakukan pemadaman pukul 08.07 WIB dan selesai operasi pukul 08.46 WIB.
Dari kebakaran tersebut, dinyatakan satu korban jiwa meninggal dunia atas nama Khaerul Soleh (49). Korban sudah diatasi oleh petugas dan dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.