← Beranda
Gangguan KRL Greenline, Stasiun Tanah Abang Sesak Penumpang
Ryandi ZahdomoSelasa, 5 Mei 2026 | 03.40 WIB
Kondisi di Stasiun Tanah Abang usai terdapat gangguan KRL Greenline pada Senin (4/5) sore (X@kawairoku)
JawaPos.com – Gangguan operasional KRL Commuter Line lintas Rangkasbitung–Tanah Abang alias Greenline membuat Stasiun Tanah Abang dipadati penumpang hingga sesak, Senin (4/5). Penumpukan terjadi akibat perjalanan yang terganggu sejak sore hari.

Kondisi di dalam stasiun dilaporkan sangat padat hingga membuat penumpang kesulitan bergerak. Dari sejumlah unggahan di media sosial, situasi digambarkan kacau, bahkan akses keluar-masuk stasiun ikut terhambat.

Salah satu pengguna X menggambarkan kepanikan dan ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang. Ia menyebut kondisi di stasiun begitu penuh hingga tidak bisa bergerak.

Baca Juga: Rumor Transfer: Jose Mourinho Siap Bersih-Bersih, Tujuh Pemain Ini Terancam Hengkang dari Real Madrid

"Tanah abang what happened? Ya Allah gabisa gerak bgt ini, gabisa masuk gabisa keluar, doain aku selamat sampe rumah guys😭,” tulis akun X @kawairoku.

Keluhan lain juga menyoroti kondisi stasiun yang dipenuhi penumpang seperti tempat pengungsian. Situasi ini dipicu gangguan KRL lintas Green Line yang membuat perjalanan tersendat.

“Greenline bermasalah hri ini tanah abang udh kaya tempat ngungsi,” tulis akun @solosoulely.

Dalam video yang beredar, terlihat banyak penumpang terpaksa duduk hingga mengemper di area stasiun karena tidak bisa melanjutkan perjalanan. Kepadatan terjadi hampir di seluruh titik, mulai dari peron hingga pintu akses.

Baca Juga: 12 Kebiasaan Orang yang Selalu Tenang di Bawah Tekanan Tak Mudah Stres Menurut Psikologi

Melihat kondisi tersebut, ada pula pengguna yang menyarankan masyarakat untuk menghindari Stasiun Tanah Abang sementara waktu dan mencari alternatif transportasi lain.

“Green line jangan ke tanah abang deh, better cari transportasi lain,” tulis akun X reta.

Diketahui, gangguan besar ini dipicu oleh masalah pada Listrik Aliran Atas (LAA) yang tersambar petir akibat cuaca buruk. Dampaknya, perjalanan KRL di lintas tersebut mengalami kelumpuhan.

Pihak KAI Commuter mengonfirmasi gangguan terjadi di antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Pondok Ranji. Hingga kini, proses perbaikan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

“Gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas di antara Stasiun Jurangmangu–Pondok Ranji sehubungan imbas tersambar petir saat ini masih dalam proses penanganan,” tulis akun resmi @CommuterLine.

Akibat insiden ini, jadwal perjalanan KRL menjadi tidak menentu dan memicu penumpukan penumpang di sejumlah stasiun, terutama di Tanah Abang yang merupakan salah satu stasiun transit tersibuk.

EDITOR: Bintang Pradewo