← Beranda
Sudah Bisa Diakses! Tangsel kini Punya Layanan Publik AI 'Tangsel One' dan 'Helita'
Syahrul Yunizar• Sabtu, 2 Mei 2026 | 06.15 WIB
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) sudah meluncurkan layanan publik berbasis Artificial Intelligence (AI) pertama pada Kamis (30/4). (istimewa)

 

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) sudah meluncurkan layanan publik berbasis Artificial Intelligence (AI) pertama pada Kamis (30/4). Peluncuran layanan publik yang dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tersebut sekaligus menandai dimulainya transformasi digital di salah satu kota satelit Jakarta itu.

”Di tengah perubahan yang begitu cepat, masyarakat menginginkan pelayanan yang lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih dekat,” kata Benyamin dalam keterangan resmi pada Jumat (1/5).

Untuk itu, Pemkot Tangsel meluncurkan layanan publik berbasis AI yang diberi nama Tangsel One dan Helita. Menurut Benyamin, kedua layanan publik tersebut sudah dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Dengan mengakses layanan tersebut, masyarakat Tangsel bisa mengakses berbagai layanan publik semudah mengirim pesan WA.

”Dari semangat itulah Tangsel One lahir sebagai jawaban atas kebutuhan layanan masa kini,” imbuhnya.

Benyamin pun mengungkapkan makna di balik penamaan Tangsel One. Dia menyampaikan bahwa nama itu dipilih sebagai bagian dari visi pemerintah menuju globalisasi. Tangsel One, kata dia, dirancang menjadi platform layanan terpadu yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan publik di Pemkot Tangsel dalam satu ekosistem digital.

Lewat inovasi tersebut, masyarakat Tangsel tidak perlu lagi berpindah-pindah kanal untuk mencari informasi dan mengakses layanan. Bahkan masyarakat bisa mengakses layanan publik kapanpun dan dimanapun. Tangsel One, lanjut Benyamin, memadukan 441 kanal digital dan aplikasi yang tadinya terpisah-pisah antara satu dengan lainnya.

”Jika dahulu pelayanan identik dengan antrean panjang dan proses yang memakan waktu, maka kini pelayanan harus hadir dengan sentuhan teknologi yang cerdas namun tetap ramah,” ucap Benyamin.

Dalam keterangan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin menyampaikan, dengan memanfaatkan teknologi AI, pihaknya berusaha meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Langkah itu diambil dengan memastikan pendekatan humanis tetap dirasakan oleh setiap masyarakat yang mengakses layanan tersebut.

”Tangsel One ini nanti cukup chat, maka bisa mengakses seluruh layanan yang ada di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Asep menjelaskan, Tangsel One hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dia menjamin, tidak akan ada diskriminasi dalam layanan yang diberikan melalui platform tersebut. Sebab, siapa pun yang mengakses lebih dulu akan dilayani lebih awal. Sistem itu memberikan jaminan keadilan.

”Kenapa kami katakan berkeadilan? Karena siapa pun warga, sebagai contoh yang mendaftarkan perizinan, yang nge-chat duluan otomatis akan dilayani terlebih dahulu,” pungkasnya.

EDITOR: Estu Suryowati