JawaPos.com - Sejumlah perjalanan kereta api terdampak kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4). Baik perjalanan kereta api kemarin maupun perjalanan kereta api hari ini (28/4). Atas pembatalan perjalanan tersebut, PT KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh dengan masa pengajuan sampai 7 hari ke depan.
”Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan,” ungkap VP Corporate Communication KAI Anne Purba.
Berdasar daftar yang dikeluarkan oleh PT KAI, Kereta Api Jarak Jauh yang terdampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur berjumlah 25 perjalan. Berikut daftar lengkapnya:
Pembatalan perjalanan kereta api jarak jauh pada 27 April 2026
1. KA 120B Gunungjati (Gambir – Cirebon)
2. KA 139B Parahyangan (Kiaracondong – Gambir)
3. KA 140B Parahyangan (Gambir – Kiaracondong)
4. KA 22 Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
5. KA 76B Mataram (Pasarsenen – Solo Balapan)
6. KA 164 Gumarang (Pasarsenen – Surabaya Pasarturi)
7. KA 150 Singasari (Pasarsenen – Blitar)
8. KA 92–93 Jayabaya (Pasarsenen – Malang)
9. KA 64B Manahan (Gambir – Solo Balapan)
10. KA 258 Progo (Pasarsenen – Lempuyangan)
11. KA 30F Argo Anjasmoro (Gambir – Surabaya Pasarturi)
12. KA 180B Tawang Jaya Premium (Pasarsenen – Semarang Tawang)
Pembatalan perjalanan kereta api jarak jauh pada 27 April 2026
1. KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
2. KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
3. KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
4. KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)
5. KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
6. KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasarsenen)
7. KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen)
8. KA 149 Singasari (Blitar – Pasarsenen)
9. KA 94–91 Jayabaya (Malang – Pasarsenen)
10. KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)
11. KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasarsenen)
12. KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)
13. KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasarsenen)
”KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan KA yang terdampak, dengan proses pengembalian dapat dilakukan hingga 7 hari ke depan,” ucap Anne.
Sampai pagi ini, evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung. Berdasar data yang dihimpun dari PT KAI dan Basarnas, sejauh ini tercatat 5 korban meninggal dunia dan 79 penumpang mengalami luka-luka.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi terus dilakukan secara maksimal. Namun demikian, jumlah korban terus bertambah karena proses evakuasi masih berlangsung.
”Saat ini korban meninggal dunia tercatat 4 orang dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik. Kami terus melakukan evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” kata Bobby.
Data tersebut diperoleh KAI dari update sampai pukul 02.00 WIB. Jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 5 orang setelah Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang penumpang yang terjebak dalam gerbong dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 02.42 WIB.
Humas Kantor SAR Jakarta Ramli Prasetio menyampaikan bahwa 1 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi pada pukul 02.42 WIB. Kemudian pada pukul 04.17 WIB, seorang korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
”Pada Selasa, 28 April 2024, Pukul 04.17 WIB personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan berhasil evakuasi 1 korban dalam keadaan selamat atas nama Nurul, berusia 26 tahun, jenis kelamin perempuan dan langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi,” terang dia.