JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan masinis KA Argo Bromo Anggrek selamat dalam kecelakaan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sejauh ini korban kebanyakan berasal dari gerbong perempuan rangkaian KRL.
"Masinis puji Tuhan aman," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba di lokasi kejadian, Selasa (28/4).
Anne mengatakan, saat ini fokus petugas di lapangan adalah melakukan evakuasi. Pasalnya masih ada korban yang terjepit di dalam gerbong.
"Ini fokus ke evakuasi. Dari evakuasi nanti pasti ada tim yang melakukan evaluasi," imbuhnya.
Baca Juga: Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo-KRL Bertambah Jadi 3 Orang, 29 Dievakuasi ke Rumah Sakit
Sebelumnya, kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam (27/4). Insiden itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
”Info lintas Daop 1 Jakarta: Terima info JPL 85 PLB 5181 tertemper mobil. Kemudian ka 4 melintas langsung Bekasi oleh PPKP sudah diinstruksikan untuk berhati-hati dikarenakan di jalur hilir terjadi temperan dan didepannya PLB 5568a,” bunyi informasi tersebut.
Namun demikian, kecelakaan tidak terhindarkan. KRL yang tengah berhenti karena menemper mobil diseruduk dari belakang oleh kereta jarak jauh. Kecelakaan itu mengakibatkan bagian ujung belakang KRL hancur.