← Beranda
Resmi Jadi Wali Kota Jaksel, Intip Kekayaan Syafrin Liputo: Punya Alphard hingga 17 Tanah
Ryandi ZahdomoKamis, 16 April 2026 | 04.36 WIB
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo. (Masria Pane/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Jakarta Selatan pada Rabu (15/4). Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta ini kini naik kelas memimpin salah satu wilayah paling strategis di ibu kota, menggantikan M. Anwar.

Langkah Syafrin menuju kursi nomor satu di Jakarta Selatan ini menarik perhatian, mengingat rekam jejaknya yang panjang di dunia transportasi Jakarta. Namun, tak hanya kariernya yang mentereng, nilai kekayaan pria asal Gorontalo ini juga menjadi sorotan publik.

Lonjakan Kekayaan Syafrin Liputo di Tahun 2026

Baca Juga: Hal-hal yang Cenderung Dilakukan Secara Berbeda Setiap Pagi oleh Orang-orang yang Tetap Tenang dan Stabil

Berdasarkan dokumen LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) terbaru yang dilaporkan pada 17 Maret 2026 untuk periode 2025, Syafrin tercatat memiliki total kekayaan bersih mencapai Rp9.423.593.347.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan laporan periode 2024 yang disampaikan pada Maret 2025, di mana saat itu kekayaannya berada di angka Rp8.792.263.485. Dalam setahun, harta kekayaan Syafrin ini tumbuh sekitar Rp631 juta.

Koleksi Properti: Dominasi Tanah di Gorontalo dan Jakarta

Baca Juga: Pieter Huistra Evaluasi Kekalahan PSS Sleman dari Barito Putera

Aset terbesar Syafrin Liputo bersumber dari tanah dan bangunan dengan total nilai Rp4.904.000.000. Menariknya, aset properti ini tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari Jakarta hingga tanah kelahirannya di Gorontalo. Total, terdapat 17 aset tanah dan bangunan yang dimiliki Syafrin.

Beberapa aset properti mentereng miliknya antara lain:

- Tanah dan Bangunan seluas 489 m2/300 m2 di Jakarta Selatan hasil sendiri senilai Rp2,77 miliar.

- Bangunan di Jakarta Timur sebanyak tiga unit dengan nilai bervariasi antara Rp312 juta hingga Rp333 juta per unit.

- Belasan bidang tanah di Kabupaten/Kota Gorontalo dengan luas yang beragam, mulai dari 883 m2 hingga yang terluas mencapai 13.568 m2.

Isi Garasi: Mewah dengan Alphard dan Camry

Syafrin juga memiliki koleksi kendaraan yang cukup berkelas. Nilai total alat transportasi dan mesin miliknya mencapai Rp1.090.000.000.

Baca Juga: Kloter Pertama Pemberangkatan Haji Mulai 22 April, Pemerintah Siapkan 16 Embarkasi

Di dalam garasinya, terparkir tiga kendaraan utama yang semuanya merupakan hasil sendiri:

- Mobil Toyota Alphard Tahun 2021 senilai Rp700.000.000.

- Mobil Toyota Camry Tahun 2023 senilai Rp350.000.000.

- Motor Yamaha X-MAX Tahun 2024 senilai Rp40.000.000.

Baca Juga: Ayok Buruan Daftar! Pemerintah Buka 35 Ribu Loker untuk Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih

Selain aset tetap, ia juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp4.267.573.490 serta hutang sebesar Rp1.402.130.416.

Perjalanan Karier: Sempat Dicopot Ahok, Kini Jadi Wali Kota

Karier Syafrin di Pemprov DKI tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat merasakan pahitnya dicopot dari jabatan Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DKI oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 2015.

Namun, ia berhasil bangkit di era Anies Baswedan dan dipercaya menjadi Kadishub selama tujuh tahun. Kini, dengan gelar Doktor Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia, Syafrin diharapkan mampu menata Jakarta Selatan menjadi lebih hijau dan bebas macet.

EDITOR: Bintang Pradewo