← Beranda
Kebakaran Maut Kos-kosan di Kemayoran: Satu Penghuni Tewas Terjebak di Kamar Mandi
Ryandi ZahdomoSelasa, 14 April 2026 | 16.46 WIB
Ilustrasi kebakaran. (Antara)

 

JawaPos.com - Insiden tragis melanda sebuah rumah indekos di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (14/4) pagi. Kobaran api yang melalap bangunan berlantai empat tersebut menelan satu korban jiwa.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Jalan Sumur Batu Raya No. 3A, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran. Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 06.23 WIB, bersumber dari salah satu kamar di lantai empat bangunan tersebut.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Syarifudin membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden ini.

"Iya benar ada kebakaran di kos-kosan berlantai 4 terbakar. Di dapati satu penghuni kos-kosan tewas di dalam kamar kos," ujar Syarifudin, Selasa (14/4).

Syarifudin menegaskan bahwa penyelidikan mendalam sedang dilakukan bersama pihak kepolisian.

Baca Juga: Viral 16 Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Disidang Terbuka, Mahasiswa Bebas Konfrontasi

"Kami belum tahu penyebab kebakaran, masih di selidiki penyebab kebakarannya apa," ungkapnya.

Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian untuk mempermudah proses olah TKP guna mengungkap penyebab pasti insiden berdarah di pagi hari tersebut.

Korban Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Mandi

Proses pemadaman berlangsung cepat, namun nyawa satu penghuni tidak tertolong. Korban yang diketahui bernama Muammar, 27, ditemukan petugas dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar mandi.

Lurah Sumur Batu, Nurhadiyat, menjelaskan bahwa posisi korban cukup sulit dijangkau saat kejadian.

"Korban ini berada di dalam kamar kosnya, ditemukan petugas di dalam kamar mandi. Posisi pintu korban terkunci dari luar," terangnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sempat terdengar suara ledakan sebelum asap tebal menyelimuti lantai empat. Meski sempat diupayakan pemadaman mandiri oleh penghuni lain, api dengan cepat tidak terkendali.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memastikan pemicu utama munculnya api di area seluas 12 meter persegi tersebut. Sebanyak 7 unit mobil pemadam dengan 36 personel dikerahkan untuk memadamkan api hingga operasi dinyatakan selesai pada pukul 07.11 WIB.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan