JawaPos.com - Setelah sempat mengalami gangguan pasokan listrik yang meluas pada Kamis (9/4), PT PLN (Persero) memastikan bahwa seluruh wilayah terdampak kini sudah kembali normal.
Listrik dipastikan telah mengalir penuh ke pemukiman warga, perkantoran, hingga fasilitas publik strategis yang sebelumnya sempat lumpuh total.
Gangguan yang sempat membuat Jakarta "mencekam" di jam pulang kantor tersebut telah diatasi. PLN melakukan penormalan pada sistem kelistrikan yang bersumber dari Gardu Induk.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menegaskan bahwa proses pemulihan telah selesai secara menyeluruh.
Baca Juga: AS Tangkap Keponakan Qassem Soleimani, Status Green Card Dicabut di Tengah Eskalasi Perang Iran
"100% menyala, PLN pastikan seluruh wilayah yang mengalami gangguan suplai dari Gardu Induk telah kembali normal pada pukul 20.00 WIB," ujarnya, Kamis (9/4).
Adapun wilayah terdampak sebelumnya ialah mulai dari wilayah Angke, Kebon Jeruk, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang, Ketapang dan Karet.
Bagi pelanggan yang masih mengalami kendala teknis secara individu, PLN menyarankan untuk segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.
Sempat Viral: Dari Ledakan Hingga MRT Lumpuh
Sebelumnya, pemadaman listrik massal ini sempat memicu kegaduhan di media sosial, terutama platform X. Netizen melaporkan pemadaman terjadi serentak di Jakarta Pusat hingga Jakarta Utara, bahkan muncul dugaan adanya ledakan di instalasi kabel.
"Guys area pluit mas.. PLN Gl Angke habis meledak kah? Kondisi sekarang mati lampu semua after what I think is lightning," tulis salah satu akun warga di media sosial.
Dampaknya pun meluas ke jalan raya. Lampu lalu lintas yang mati total menyebabkan kekacauan arus kendaraan di kawasan Pluit hingga Muara Karang.
MRT Jakarta Sempat Blackout
Sektor transportasi publik paling terdampak adalah MRT Jakarta. Sejumlah stasiun layang (elevated) sempat mengalami kondisi gelap gulita atau blackout tepat saat ribuan pekerja hendak pulang ke rumah.
Baca Juga: Simak, Jadwal Shalat untuk Wilayah Sumedang Jumat 10 April 2026
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menjelaskan bahwa gangguan tersebut bersumber dari kendala pasokan daya PLN.
"Seluruh stasiun elevated sempat mengalami kondisi blackout, namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali," ungkap Rendy.
Ia juga menambahkan bahwa meski fasilitas seperti eskalator dan lift sempat terhenti, penanganan dilakukan dengan cepat. "Keselamatan Pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas kami," tegasnya.
Kini, operasional MRT Jakarta dan aktivitas bisnis di kawasan pusat kota dilaporkan telah kembali berjalan normal seiring dengan stabilnya pasokan daya dari PLN.