← Beranda
Pasar Gardu Asem dan Kramat Jaya Mulai Direvitalisasi, Pakai Panel Surya Hingga Fasilitas Olahraga
Ryandi ZahdomoSenin, 6 April 2026 | 20.49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Senin (6/4). (Istimewa)

JawaPos.com - Proyek revitalisasi Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan pembangunan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara dimulai, Senin (6/4). Langkah ini diambil untuk mengubah kesan pasar yang kumuh menjadi pusat ekonomi modern yang bersih, tertata, dan nyaman bagi warga Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, pasar tradisional adalah jantung kehidupan warga. Fokus utama dari revitalisasi ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan juga kenyamanan dan keamanan transaksi melalui digitalisasi.

"Jakarta akan terus merapikan pasar-pasar tradisional. Dari total 153 pasar, saat ini lebih dari 60 pasar sudah menerapkan sistem pembayaran digital secara penuh. Dengan demikian, pasar menjadi lebih rapi, nyaman, dan aman, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya," ujar Gubernur Pramono di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Senin (6/4).

Baca Juga: Bahlil Temui Pengusaha SPBU, Bahas Formulasi Harga BBM Nonsubsidi

Detail Proyek: Pasar Gardu Asem & Kramat Jaya

Kedua pasar ini akan memiliki konsep yang berbeda sesuai dengan kebutuhan wilayahnya.

Pasar Gardu Asem (Kemayoran) berdiri di lahan 1.735 meter persegi. Pasar ini nantinya mampu menampung 208 pedagang dengan rincian 80 kios dan 128 los. Saat ini, para pedagang telah direlokasi sementara ke Pasar Nangka Bungur.

Sedangkan Pasar Kramat Jaya, Cilincing, akan dibangun di atas lahan baru seluas 2.617 meter persegi. Pasar ini akan dilengkapi fasilitas olahraga di lantai dua, menjadikannya ruang publik fungsional bagi warga sekitar.

Fasilitas Modern dan Ramah Disabilitas

Baca Juga: Counter Real Madrid Pulih dari Cedera, Harry Kane Siap Tampil

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan memastikan fasilitas di kedua pasar ini akan sangat lengkap. Mulai dari ruang laktasi, akses disabilitas, hingga penggunaan energi terbarukan lewat panel surya.

Fasilitas pendukung lainnya meliputi jaringan air PAM Jaya dan CCTV 24 jam toilet umum dan disabilitas, area parkir luas dan sistem proteksi kebakaran (hydrant) serta tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang terorganisir.

Kapan Proyek Ini Rampung?

Agus Himawan merinci target penyelesaian kedua pasar tersebut yang dijadwalkan selesai pada tahun 2027.

"Pasar Gardu Asem ditargetkan rampung dalam waktu 11 bulan atau pada akhir Maret 2027. Sementara Pasar Kramat Jaya ditargetkan selesai dalam waktu delapan bulan atau pada akhir Januari 2027," jelasnya.

Melalui sinergi antara Pemprov DKI, BUMD, dan para pedagang, pasar-pasar ini diharapkan menjadi standar baru pasar rakyat di Jakarta yang lebih representatif dan menyejahterakan.

EDITOR: Bintang Pradewo