JawaPos.com - Sebanyak 20 bus mudik gratis dari Bank Jakarta diberangkatkan. Armada ini diberangkatkan bersama total 744 bus lainnya dari Silang Monas, Selasa (17/3), untuk mengantar ribuan pemudik ke kampung halaman dengan aman.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menuturkan, dukungan tersebut merupakan komitmen Bank Jakarta dalam memberikan transportasi mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat DKI Jakarta.
"Sebagai BUMD DKI Jakarta, dukungan Bank Jakarta dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026 ini adalah wujud sinergi berkelanjutan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan kemudahan bagi warga terutama dalam mendukung masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman," ujar Agus di Monas, Selasa (17/3).
Antusiasme warga Jakarta tahun ini sangat luar biasa. Tercatat ada sekitar 33.000 pemudik yang mendaftar, melonjak dari estimasi awal 26.000 orang. Untuk mengakomodasi hal tersebut, Pemprov DKI menambah jumlah armada dari rencana awal 667 bus menjadi 744 bus.
Khusus untuk armada dari Bank Jakarta, pemudik akan diantar ke berbagai kota tujuan populer seperti,Semarang, Solo, Lampung, Sidoarjo, Kediri, Yogyakarta, Purwokerto dan Wonogiri.
Tak hanya sekadar menyediakan transportasi, Bank Jakarta juga mendirikan Posko Mudik Bank Jakarta di Rest Area KM 429 Semarang. Posko ini beroperasi mulai 14 hingga 20 Maret 2026.
Di sini, pemudik bisa melepas lelah dengan berbagai fasilitas gratis. Seperti, area istirahat, kursi pijat, layanan WiFi, pengisian daya ponsel (charger) serta promo menarik berupa souvenir buka rekening dan cashback QRIS JakOne Mobile.
Baca Juga: Dilanda Macet Horor, 23 Ribu Kendaraan Pemudik Datangi Gilimanuk dalam 24 Jam
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa dukungan ini adalah bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat.
"Dengan pemberian dukungan kegiatan Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Bank Jakarta diharapkan dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat," kata Arie.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang melepas langsung keberangkatan di Monas, menegaskan bahwa aspek keselamatan tidak bisa ditawar. Seluruh bus telah melewati ramp check dan para sopir dipastikan sehat.
"Jumlah peserta mudik gratis tahun ini mencapai lebih dari 33 ribu orang dan meningkat sekitar 34 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang aman dan nyaman terus meningkat," ungkap Pramono Anung.
Dengan berbagai persiapan tersebut, kami berharap pelaksanaan mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan.